Polres Tanggamus, Terjunkan Tim Sisir Perairan Cari Jenazah Penyelam WNA

oleh -0 views

Tanggamus – Jajaran Polsek Polres Tanggamus yang memiliki wilayah perairan bersama Polair menyisir perairan hingga ke pantai, Rabu (13/11/2019).

Hal itu dilakukan sebagai upaya pencarian jenazah penyelam berwarga negara asing (WNA) yang tenggelam di Perairan Sangiang Banten. Pasalnya, satu jenazah berpakian selam lengkap diduga salah satu WNS tenggelam itu ditemukan di perairan Teluk Bangkunat Pekon Kota Jawa, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung, pada Senin (11/11/2019).

Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol. Bunyamin, SH,MH., mengungkapkan, pihaknya memonitor dan berupaya melakukan penyisirin melalui Polsek yang memiliki wilayah perairan.

“Senin kemarin telah ditemukan diduga salah satu penyelam di pantai Bengkunat Kabupaten Pesisir Barat. Sehingga kami juga berupaya melakukan pencarian di wilayah hukum Polres Tanggamus, “kata Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol. Bunyamin, SH,MH., dalam keterangannya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP. Hesmu Baroto, SIK,MM.

Lanjutnya, wilayah yang telah dilakukan penyisirin meliputi Polsek Pematang Sawa, Polsek Semaka, Polsek Wonosobo, Polsek Kota Agung, Polsek Limau dan Polsek Cukuh Balak.
“Hingga sore tadi, pelaksanaan penyisiran bersama Polair tidak menemukan tanda-tanda sosok penyelam WNA tersebut, “ujar Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol. Bunyamin, SH,MH.

Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol. Bunyamin M, SH,MH., menghimbau masyarakat untuk dapat mengubungi Polres Tanggamus maupun aparat lain bilamana menemukan mayat WNA tersebut.
“Masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Tanggamus apabila menemukan mayat penyelam tersebut agar dapat menghubungi Polres Tanggamus,” harapnya.

Sebelumnya diberitakan, tujuh wisatawan China melakukan penyelaman di perairan Pulau Sangiang pada Minggu, 3 November 2019.

Mereka berangkat dari Pantai Mabak sekitar pukul 13.30 WIB. Kemudian mereka sampai di perairan Pulau Sangiang sekitar pukul 13.45 WIB dan langsung melakukan penyelaman.
Penyelam dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama muncul ke permukaan laut sekitar pukul 14.45 WIB. Tim kedua sempat muncul kemudian masuk ke air lagi dan tidak muncul kembali. Dugaan sementara, turis asal China itu terseret arus bawah laut.

Menurut data yang dihimpun, mereka yang hilang bernama namanya Tan Xue Tao (L) dari PT Wuling Motor, Tian Yu (L) dari PT China-lndonesia. Kemudian Wang Bing Yang (L), dari PT Morowali Industry Aico. (Tim/Heri Apriyanto).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *