LSM GMBI Segel Tower Diduga Milik Salah Satu Operator Telekomunikasi Di Gombong

  • Bagikan

Ginewstvinvestigasi.com ■ DPD LSM GMBI kab. Kebumen beserta masyarakat RT 03 RW 02 Desa Semanding Kec Gombong Telah menyegel sebuah menara telekomunikasi diduga milik PT. XL hal ini dilakukan karena pihak PT. Tidak pernah menyalurkan dana corporate social responsibility (CSR) atau dana tanggungjawab sosial dan lingkungan sebagaimana diamanatkan dalam ketentuan pasal 74 Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas atau PT.

Menurut Ketua DPD LSM GMBI kab. Kebumen, Fuad Abdurrachman bahwa perusahaan berkewajiban untuk mematuhi hukum dan seluruh peraturan perundang-undangan nasional dan daerah yang berlaku di dalam wilayah negara seperti misalnya mematuhi aturan hukum ketenagakerjaan, persaingan usaha yang sehat, perlindungan terhadap konsumen, perpajakan, pelaporan aktivitas perusahaan, dan seterusnya termasuk juga untuk mematuhi hak-hak asasi manusia dan asas pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan berkelanjutan.

“Pihak PT tidak boleh hanya mengeruk keuntungan tanpa mempedulikan keadaan lingkungan dan sosial yang ada di sekitar tempat usahanya, ” Kata Fuad.

Lebih lanjut Fuad mengatakan bahwa tindakan penyegelan terpaksa dilakukan untuk memaksa pihak perusahaan bertanggungjawab atas kewajiban yang harus dilaksankanya sesuai dengan ketentuan undang undang.

“Sebelum penyegelan kita sudah berkirim surat kepada pihak Satpol PP, dinas hubkominfo dan polsek Gombong, ” Ujar Fuad.

Menurut Fuad, LSM GMBI akan selalu menjadi garda terdepan dalam melakukan pembelaan terhadap kepentingan masyarakat dan siap menanggung segala resikonya.
“Kalau untuk kepentingan masyarakat GMBI tidak akan pernah memikirkan resiko yang akan terjadi, karena kepentingan masyarakat bagi kami diatas segala-galanya, ” Pungkas Fuad

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: