Dua Jembatan di Tanah Jawa Kembali Roboh, Dinas BMBK Usulkan Tanggap Darurat

  • Bagikan

SIANTAR ■ Global lnvestigasi News – Akses jalan penghubung Kota Pematangsiantar – Tanah Jawa Kabupaten Simalungun kembali rubuh diakibatkan derasnya aliran sungai yang mengalir.

Lokasi tepatnya di Desa Marubun Jaya Kabupaten Simalungun.

Kejadian terjadi pada Minggu (17/11/2019) sekitar pukul 15.00 WIB. Jembatan baru yang baru dikerjakan juga rubuh terseret derasnya aliran air.

Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Jalan dan Jembatan, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Sumatera Utara, Husin mengatakan, jembatan yang baru dikerjakan juga ikut roboh, padahal pengerjaan sudah 48 persen lebih.

“Pembangunan jembatan baru sudah mencapai 48 persen kemarin. cuman kembali terjadi bencana alam lagi akibat air hujan yang meluap dan roboh juga,” kata dia, melalui sambungan telepon genggam, Minggu (17/11/2019).

Dirinya menjelaskan, derasnya aliran sungai yang menyeret dua jembatan di tanah Jawa itu berasal dari area PTPN IV. Sebab, saluran air dari perkebunan tersebut tidak terkelola dengan baik.

Husin mengatakan, sudah dua kali pembangunan jembatan di tanah Jawa roboh akibat terseret arus air sungai.

“Derasnya aliran air dua kali bencana alam merobohkan jembatan itu,” katanya.

Kini, pihaknya tengah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk membangun jembatan alternatif bagi masyarakat.

“Alternatif sementara kita bangun kembali jembatan darurat bagi masyarakatnya,” jelasnya.

Selanjutnya, pihaknya sudah berkoordinasi kepada PTPN IV untuk meminta melakukan pengelolaan terhadap pembukaan saluran air. Sebab, selama ini air meluap akibat saluran air terkontrol dengan baik.

Dia menambahkan, setelah berkoordinasi dengan pemerintah setempat pihaknya akan mengusulkan kejadian ini sebagai tanggap darurat bencana alam. Ini dilakukan, agar anggaran untuk pembangunan jembatan baru dapat direalisasikan kembali.

“Kita akan usulkan sebagai bencana alam ini, agar dibangun jembatan baru, itulah jalan satu-satunya untuk pembangunan jembatan baru. Setelah ini berjalan, kita menunggu arahan dari Pemprov Sumut,” ungkapnya.(Sutrisman)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: