AUDIT REGULER KHUSUS KE DESA SEMAYA OLEH INSPEKTORAT IRBAN 111 LOMBOK TIMUR

  • Bagikan

GINEWSTVINVESTIGASI.COM ■ LOTIM – Audit khusus yang di lakukan oleh inspektorat dari tim Irban 111 kepada Desa Semaya Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur, Kamis ,14-11-2019.

Adapun sebelumnya dari pihak Irban 111 melakukan audit reguler dengan hasil yang kurang memuaskan,menurut pelapor pasalnya saat pengecekan di lapangan sempat salah satu staf Desa semaya yang ikut serta menunjukkan kepihak audit lokasi , tidak sesuai dengan laporan yang kami berikan sehingga tidak memuaskan bagi kami tegas salah satu pelapor, kemudian karna merasa kecewa dengan audit,pelaporpun mengadukan kembali ke bupati, dengan cara bersurat lalu kemudian pihak bupati melimpahkan kembali ke inspektorat untuk audit husus. namun sempat terjadi debat hebat oleh kami dengan tim irban 111 dengan mengatakan kepada kami, ini tidak cukup alat bukti kemudian tim dari irban 111 pun datang ke lokasi untuk kroscek dan di temani oleh lepala Desa Semaya.Tpk.Kl dan masyarakat sebagai pelapor. pada saat pengecekan di tkp oleh tim irban 111 ternyata memang ada kejanggalan pada rabat gang, menurut keterangan kepala dusun setempat rabat tersebut di kerjakan pada anggaran 2018 namun nyatanya sudah jelas tertulis,10-12-2017 dengan dalih ini kami percepat pengerjaan nya dengan menggunakan uang pinjaman di karenakan lokasi ini sering adanya kontropersi masyarakat ucap kepala lingkungan setempat.

kemudian lanjut ke TKP ,11 yakni wisata Torfa tamba sari pun menuai protes dari masyarakat pasalnya jalan yg di buat di sekitar lokasi wisata mencatok tanah warga atas nama Senep .Rabi’ah .dan juga Ribahan. menurut mereka, tidak adanya pemberitahuan terlebih dahulu kepada kami dengan ini kami mintak ganti rugi ucap Rabi’ah.

sementara dari tim Audit dengan bijak meberikan arahan hal ini di selsaikan dengan cara rembuk baik kepala desa maupun masyarakatnya jelas Haerudin salah satu tim audit.

kemudian lanjut ke TKP ke 111 sekitar jam 11.25 menit Wita dengan laporan masyarakat, mengenai rabat jalan dan talut di Batu Langgak selsai pengerjaan nya pada 17-06-2019. padahal menurut haerudin .secara administrasi ini sudah salah, ketika per tanggal 31 satu Desember seharusnya Dana tersebut di anggap silva namun karna lebijakan kepala desa kepada masyarakatnya untuk melanjutkan pengerjaan dan ujud pisik nya ada itu tidak salah namun di tegaskan nya kembali secara administrasi jelas salah .

bulan 11 kami sudah mulai star kerja namun karna bayaknya kendala .Tukang . hujan .dan bulan puasa sehingga terjadinya keterlambatan jelas H.Muhammad sarif. TPK, Desa semaya. kepada tim audit.

lalu kemudian tim audit di dampingi Masriadi , Kepala desa Semaya dan masyarakat pelapor terkait RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) program Rtlh ini bukan dari Dana Desa namun ini program dari Dinas perumahan rakyat. kami sudah mengupayakan bantuan rtlh ini sudah 2tahun yang lalu namun masih belum terealisasi padahal di tempat lain sudah. ini yang membuat kami malu kepada masyarakat namun kami tetap perjuangkan sehingga insya allah tahun depan kita realisasikan kami yakin karna kami sudah di janjikan dari dinas perumahan provinsi tutup Masriadi

(Tham, GI, Newstvinvestigasi NTB.)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: