BEM FH UNIMAL : Pemkot Lhokseumawe Jangan Tutup Mata Terhadap Kaum Dhuafa

  • Bagikan

Ginewstvinvestigasi.com ■ Lhokseumawe – permasalahan kemiskinan kerap ditemui di sejumlah desa di kabupaten kota di Aceh, salah satunya Amirudin, warga miskin berusia 60 tahun asal moen geudong lorong kecamatan banda sakti kota lhokseumawe menghuni rumah tidak layak huni sudah 10 tahun, keseharinya amiruddin mencari rezeki dengan menjadi buruh bangunan.

Badan Eksekutif mahasiwa Fakultas Hukum Unimal saat mendatangi kediaman Amiruddin tepat di belakang hotel diana, terlihat dinding dan atap bolong-bolong, rumah tersebut berlantai tanah yang di timbun sendiri yang sering terkena banjir saat hujan deras, sementara di halam depan rumah nya terlihat ada tumpukan sampah rumah tangga yang di buang tepat di depan rumahnya

“saya tingal di sini sudah 10 tahun, rumah ini saya tempati bersama anak laki-laki saya Ridwan (32), anak saya juga menderita ganguan mental sejak meningal ibunya( istri saya) ,sejak itu pula saya mengurus sendiri Ridwan, dan berusaha mengobatinya dengan membeli obat semampu saya ujarnya kepada Mahasiswa dan awak media

Wakil departemen internal BEM FH unimal Alga mahate Ara, kami sangat miris melihat kondisi rumah pak Amiruddin, selama ini rumah nya belum Pernah mendapatkan bantuan baik dari pemdes mon geudoeng dan juga Pemkot Lhokseumawe, mereka hanya tinggal berdua dengan anak nya yang terbaring di tempat tidur beralaskan papan, saat kami kunjungi pak Amirudin sedang terbaring sakit dan dia berusaha berkomunikasi dengan Kami tuturnya.

Alga juga mengungkapkan kekecewaanya terhadap pemdes mon geudoeng dan pemkot lhokseumawe, iya juga menambahkan, ini rumah tidak layak huni kesekian kalinya yang BEM FH kunjungi di lhokseumawe, tak ada habis-habisnya problem kemiskinan di lhokseumawe, aksi-aksi mahsiswa selama ini pun tak mampu membuka mata pemerintah kota lhokseumawe cetus nya dengan nada kesal

Atas nama mahasiswa Fakultas Hukum, mendesak pemerintah kota (pemko) lhokseumawe, untuk membuka mata dan lebih peduli terhadap nasib rakyat yang miskin, jangankan membenahi kota menjadi lebih baik, membantu masyarakat yang kesusahan saja sangat jarang ujarnya

Kami BEM FH UNIMAL akan mengadvokasikan terhadap kasus-kasus ketimpangan ekonomi seperti ini
Kami akan menggalang bantuan untuk pak Amiruddin dan juga kami berharap pemdes dan pemkot membantu pak Amiruddin terkait permasalahan nya tersebut, mereka harus bertanggung jawab terhadap rakyat, mereka jangan tutup mata melihat penderitaan rakayat, tutup alga mahate ara wakadep internal BEM FH UNIMAL.

Reporter :ZAS

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: