Ketua PPP Aceh Timur Bantu Pemulangan Jenazah dari Malaysia ke Simpang Ulim

  • Bagikan

Ginewstvinfestigasi.com Aceh Timur – Upaya pemulangan Jenazah dari malaysia, sebagaimana kita ketahui bukan hal yang mudah, namun butuh perjuangan dan proses yang sangat rumit, bahkan membutuhkan biaya yang sangat mahal Senin 18 November 2019.

Almarhum Adi Bin Abubakar (50) berasal dari meulaboh Aceh Barat provinsi Aceh, istrinya Juliana asal kuala simpang ulim yang sudah lama meratapi nasibnya di negeri jiran, Adi (ALM) hidup bersama Juliana baru 5 tahun, dan memiliki satu putra yang baru berumur 3 tahun,

Adi menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sewa, di hadapan anak istrinya 14 November 2019 yang lalu, ALM Adi tidak pernah memberitahukan kepada istrinya tentang alamat asal nya di meulaboh, ALM hanya mengatakan berasal dari Meulaboh Aceh Barat, tidak pernah memberitahukan alamat lengkap, bahkan ALM tidak memiliki KTP dan pasport ujar Anita Adik Juliana

Sedangkan istri dan anaknya direncanakan akan pulang hari rabu 20/11/19 karna menyangkut dengan administrasi yang belum lengkap, makanya harus pulang hari rabu, ujar Anita

Upaya pemulangan jenazah Almarhum Adi bin Abu Bakar yang meninggal di Malaysia karna sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh, tak luput dari upaya warga Aceh yang ada di Malaysia,

Sebagaimana di ungkapkan Oleh Tgk. H. Mudawali IB, Anggota DPRK Aceh Timur Fraksi Partai PPP. setelah mendapatkan kabar dari abang kandungnya, Bukhari bin Ibrahim yang tidak lain adalah pengurus (Persatuan Idi Cut Ban Sigom Donya) terkait kekurangan biaya pemulangan mayat tersebut beberapa hari yang lalu.

Tgk. H. Mudawali menyambut baik, harapan Bukhari IB ( Abang kandungnya) Insya Allah Saya siap membantu kekurangan biaya tersebut semampu saya, ujarnya kepada sejumlah awak media di tempat Pemakaman Adi bin Abu bakar,

Alhamdulillah, saat ini mayit ini sudah sampai pada tempat tujuan, ini berkat kerja keras dan kerja sama ormas Aceh dan tokoh Aceh yang ada di Malaysia sudah membantu mengurus administrasi untuk di pulangkan jenazah ini, dan membantu mengurus kendala yang di hadapi di sana ujar T. Mudawali

Sambungnya. Ini tidak luput juga dari peran H. Sudirman, sapaan akrab Haji uma, beliau yang menunjukkan Bukhari IB untuk perpanjangan tangannya di Malaysia, maknya bang Bukhari mudah keluar masuk kantor kedutaan Indonesia di Malaysia untuk mengurus segala sesuatu administrasinya ucap Tgk Mudawali

Menurut Tgk. Mudawali IB, sejauh ini biaya pemulangan jenazah yang mencapai 18 juta rupiah telah tercukupi. Selain bantuan dari warga Aceh yang ada di Malaysia, sumber dana lain berasal dari bantuan, pihak keluarga 3 juta, untuk biaya Ambulance penjemputan dari bandara kuala namu medan / ke kuala simpang Ulim itu 2 juta, dan biaya lainnya 1 juta,

Basri keuchik gampong Kuala Simpang Ulim mengatakan, istrinya warga saya, sedangkan suaminya orang meulaboh, tapi kami tidak tau pasti, karena mereka tidak tinggal disini, namun karena menyangkut kemanusiaan, walaupun kami tidak kenal dengan si mayit, namun kami tetap menerima dan melakukan semua tuntutan atas si mayit tersebut sesuai dengan syariat islam ujarnya

Keuchik Gampong Kuala Simpang Ulim Basri mengatakan, kami sangat berterima kasih kepada semua pihak di Malaysia yang sudah membantu mengurus dan mengantarkan jenazah sampai ke bandara kula Namu medan, dan juga kepada Tgk H. Mudawali IB yang sudah membantu memfasilitasinya dan mengantarkan sampai ke desa kuala Simpang Ulim, kami tidak bisa membalas budi baik saudar, hanya Allah yang akan membalas budi baiknya tutur keuchik Basri.

Reporter : ZAS

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: