Para Pelaku Mesum di Simeulue Diduga Melarikan Diri ???

  • Bagikan

Simeulue, Ginewstvinvestigasi.com – Siti Makhfira Umi, istri salah seorang tersangka yang tertangkap mesum di Busung Indah, Kecamatan Teupah Tengah, Simeulue Minggu dinihari, besok Senin (18/11) akan melaporkan suaminya ke pihak berwajib. Dia mengaku tidak dapat menerima sikap suaminya berinisial IW yang berbuat mesum. “Manalah ada yang mau menerima suami yang berbuat begitu,” tegasnya.

Lebih lanjut dia juga menegaskan tidak ada perdamaian sebelum suaminya dicambuk sebagaimana hukum yang diberlakukan kepada para pelaku lain yang mesum. Dalam laporannya besok masih ada kasus lain yang dilakukan suaminya itu yang akan dilaporkannya ke pihak berwajib. “Pokoknya besok akan saya laporkan, entah itu ke Polsek atau Polres.

Kepala Desa Busung Indah Munawar pada sore hari datang ke Polsek bersama sejumlah aparat desa melaporkan belum datangnya pelaku mesum yang ditangkap pada malam minggu pukul 00.30 wib itu namun dilepaskan, berdasarkan jaminan lisan seorang oknum pengacara. “Semalam sudah pukul tiga. Alat tulis tidak ada di depan tiga kepala dusun, dan masyarakat dan di depan Babinsa pak Sandri Amin, SH (pengacara) menyatakan dia menjamin menghadirkan dalam sidang paginya,” kata Munawar kepada masyarakat yang datang ke Polsek sore.

Namun dia juga bingung saat Minggu (17/11) pagi bahkan hingga sore saat dia hubungi penjamin menjawab belum bisa datang. “Saya heran. Saya khawatir nanti publik menuding saya,” tambah Munawar.

Di depan Kapolsek Simeulue Timur Iptu D. Aritonang, Kades Munawar menyatakan bila sampai sore para pelaku tidak juga hadir, dia dan aparat desa serta Babinsa akan membuat laporan untuk para pelaku dicari oleh polisi (DPO).

Babinsa, Serda Liana Supriatna yang ikut menangkap pelaku mesum Minggu dinihari, saat dihubungi ginewstvinvestigasi.com menyatakan sedang berada di Pelabuhan very. Karena ada indikasi para pelaku mesum akan melarikan diri keluar dari Kabupaten Simeulue melalui kapal very.

Lebih lanjut alasan kenapa para pelaku mesum dilepas usai ditangkap, menurut Serda Liana karena ada jaminan dari salah satu tokoh/pengacara. “Pak Sandri yang menjamin akan menghadirkan pagi Minggu ke kantor desa,” terang Babinsa Liana Supriatna.

Mantan Kades Busung, Atak yang ikut menangkap malam itu menjelaskan kedua pasangan pelaku saat ditangkap masing-masing dengan pasangan dalam kamar berbeda. Katanya, diduga mereka memiliki kunci kamar namun tidak diketahui dapat dari siapa.

Atak menjelaskan, saat digerebek dari sebuah kamar yang dihuni pasangan yang masih lajang berinisial MD dan KA ditemukan barang bukti berupa tisu yang ada bekas darah. Sedangkan pasangan IW suami dari Siti Mahkfira Umi yang sekamar dengan janda NW saat keluar kamar malam itu berpakaian celana panjang. “Mereka sempat mengenakan pakaian,” jelas Atak kepada pihak media.

SNB.Mg17112019
Ka.Biro SML(hel)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: