Jujur Itu Aman, Pesan Kapolres Menyambut Tim Wasrik Irwasda Polda Bali

  • Bagikan

Global Investigasi News Polda Bali, Polres Badung
Kepolisian Resor Badung menerima Tim Wasrik Irwasda Polda Bali yang dipimpin AKBP I Putu Sumartha beserta rombongan pada pukul 09.00 wita.

Kedatangan tim disambut langsung Kapolres AKBP Roby Septiadi, SIK di dampingi Wakapolres Badung Kompol Sindar Sinaga, SP, para Kabag, Kasat dan Kasie Polres Badung, di ruang rapat Kapolres. Selasa, (19/11).

Tidak lama transit di ruang rapat Kapolres, Tim wasrik melanjutkan pemeriksaan dan pendalaman di Aula Polres Badung.

Kapolres Badung dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan berterima kasih serta berharap, agar semua personil yang terlibat dalam wasrik untuk kooperatif dalam menerima pengarahan maupun petunjuk dari Tim wasrik.

“Kami ucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungannya yang tentunya dalam pengawasan dan pemeriksaan ini, bukan saja membuatkan kita disiplin kerja yang akuntabel, juga merupakan  silahturahmi yang dapat mempererat rasa kekeluargaan,” ucap AKBP Roby yang baru 3 jam efektif bertugas di Polres Badung.

Menurutnya kegiatan wasrik ini sangat jelas dan jangan di buat – buat kalau memang belum dilaksanakan katakan belum, bila sudah berikan dokumentasi yang jelas, sehingga kegiatan bisa berjalan dengan tertib, jelas dan lancar.

“Jujur itu aman, jangan banyak alasan, berikan fakta yang jelas, jika ada kekurangan mohon solusi untuk dijadikan petunjuk,” tegasnya. 

Kapolres juga mengarahkan kepada jajarannya untuk bisa menanyakan apa-apa saja yang dirasa belum jelas agar bisa mengetahui sejauh mana keberhasilan pencapaian sasaran-sasaran yang telah ditetapkan dan apakah tugas-tugas telah dilaksanakan secara baik dan benar.

“Siapkan bahan yang jadi objek pemeriksaan, untuk memudahkan kelancaran wasrik,” imbuhnya.

Sementara AKBP Sumartha selaku Ketua Tim Wasrik, menerangkan, wasrik yang dilaksanakan di tingkat Polda Bali termasuk ke polres jajaran.

“Bukan untuk mencari cari kesalahan namun bertindak selaku konsultan guna mencari solusinya,” katanya.

“Diharapkan kegiatan wasrik ini dapat dijadikan sebagai sarana evaluasi dan konsultasi terhadap permasalahan yang dihadapi,” Pungkasnya.(K.Sutarya)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: