Inginkan Kesejahteraan, SPSI Lakukan Perundingan dengan PT. LIP dan PT. BSMI

  • Bagikan

Global investigasi news.com ■ Mesuji – Sejumlah karyawan PT.LIP dan PT.BSMI yang tergabung dalam serikat pekerja seluruh indonesia (SPSI) melakukan sejumlah perundingan dengan perusahaan kelapa sawit, perundingan dilakukan menyangkut masalah kesejahteraan pekerja/buruh yang sebelumnya juga sudah pernah dilakukan oleh pekerja pada tanggal 01 Oktober 2019, dan belum mencapai kesepakatan antara pekerja dan pengusaha.
Perundingan kali ini bertempat di MES pabrik kelapa sawit (PKS) PT BSMI Selasa (19/11)

Dalam hal perundingan kali ini diikuti oleh beberapa pimpinan dari perusahaan diantaranya Ir.IRSADINAS (kepala personalia) ,Roni Kurniawan (Humas PT.LIP/BSMI),Alex Sarjono (manager pabrik).
Dalam rapat tersebut juga turut hadir ketua cabang SPSI kabupaten mesuji yaitu Khoirudin dan beberapa pekerja/buruh perusahaan .

Dalam perundingan ini para pekerja/buruh pun menyampaikan semua permasalahan dilapangan, melalui perundingan itu pekerja/buruh menginginkan kepada pihak menegement pusat yang berada dibandar lampung provinsi lampung agar segera merealisasikan hak-hak karyawan salah satunya hak untuk mendapatkan jaminan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan.

Sementara itu ketua pengurus unit kerja (P.U.K) dalam organisasi serikat pekerja seluruh indonesia (SPSI) yaitu Miftahul Anwar mengungungkapkan bahwa pekerja/buruh belum seluruhnya mendapatkan hak-hak nya dalam mendapatkan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan sebagai mana yang telah diatur dalam Undang-Undang NO 13 Tahun 2003 Pasal 99 (ayat 1 dan 2)

“Hanya beberapa karyawan saja yg mendapatkan jaminan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan itu.
Sedangkan untuk karyawan yang lain masih banyak yang belum mendapatkannya,
Padahal mereka sudah bekerja diperusahaan yg sama selama puluhan tahun lama nya.” Kata Anwar

Anwar pun menjelaskan bahwa dalam hal ini terdapat ketidak sesuaian dengan amanah PANCASILA sila ke-5 yang berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
“mengingat hal ini sangatlah penting untuk dilaksanakan oleh sebuah perusahaan tentang kesejahteraan pekerja dan keluarganya saya minta agar para pimpinan perusahaan memenuhi yang mana sudah menjadi hak para pekerja.” Tambahnya

Anwar pun mengatakan Apabila antara pekerja dan pengusaha pada beberapa hari kedepan masih juga belum menemukan kesepakatan maka pekerja/buruh PT.LIP/BSMI akan melakukan aksi mogok kerja,

Sementara Alex sarjono selaku wakil perusahaan menanggapi dari usulan dari para perwakilan pekerja mengatakan bahwa yang berhak memutuskan bisa dan tidaknya pekerja mendapatkan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan secara menyeluruh bukan kewenangann pimpinan perusahaan yang ada di Mesuji tetapi itu merupakan keputusan pimpinan kantor pusat yg berada dibandar lampung.
“Untuk usulan semua kami tampung dulu , mengenai kebijakan kami tidak bisa memutuskan itu adalah wewenang pimpinan pusat” kata Alex

Acara Perundingan berjalan dengan lancar walaupun beberapa pekerja diakhir perundingan banyak yang menggrutu dengan menyayangkan pernyataan yang dilontarkan oleh Alex tersebut mengingat Alex Sarjono adalah manager di perusahaan PT.LIP seolah-olah beban ini hanya masalah biasa saja.( Suryadi)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: