Memperingati Maulid Nabi Pemuda Kuta Trieng Meureudu Pidie Jaya gelar Dakwah Islamiyah

  • Bagikan

PIDIE JAYA – Menyemarakkan maulid Nabi Muhammad Saw, pemuda Gampong Kuta Trieng, Meureudu, Pidie Jaya menggelar ceramah agama yang akan di sampaikan oleh Tgk. Muhammad Yusuf (Abiya Jeunib) malam ini (malam Kamis).

“Insya Allah, malam ini Abiya Jeunib akan mengisi dakwah maulid di tempat kami Gampong Kuta Trieng,” kata Mustafa Johan salah seorang panitia maulid yang juga pemuda setempat.
Sementara itu, salah seorang tokoh agama setempat berharap semoga masyarakat dan sekitarnya dapat hadir mengikuti ceramah agama tersebut.

“Ceramah agama ini berkat kerjasama pemuda dan dukungan masyarakat dapat terlaksana dan semoga masyarakat dapat menghadirinya, ” lanjutnya dengan penuh semangat dan harapan.

Informasi yang dihimpun Lentera Aceh, selain kenduri maulid yang turut diundang warga tetangga, perayaan maulid di bawah kendali pemuda Gampong Kuta Trieng yang di ketuai oleh Samsul Bahri.

Imum Mukim Beuracan Tgk. Syamsuddin dalam penyampaian kata-kata sambutan menyatakan supaya bertanilah secara tertip seperti peraturan yang sudah di tetapkan oleh dinas pertanian, supaya tidak timbul masalah saat pembagian air, bagi yang memiliki binatang ternak supaya tidak melepaskan ternaknya, mari kita sama – sama menjaga supaya tanaman petani selamat hingga panen.

Tgk. Syam sapaan Imum Mukim Beuracan juga mengajak seluruh pemuda Gampong dalam Kemukiman Beuracan supaya tidak pernah coba-coba dengan yang namanya Narkoba, serta Imum Mukim Juga mengajak semua Pemuda dalam Kemukiman Beuracan untuk menghidupkan Meunasah dengan pengajian dan hal-hal positif yang bisa meningkatkan prestasi pemuda.

Abiya diawal-awal penyampaian Tauziah mengajak sama-sama untuk saling berbagi bersama BMU (Barisan Muda Ummat), Ketua Umum BMU Pusat Abiya Jeunieb dalam Tauziahnya menjelaskan menjadi muslim sejati tidak cukup dengan label dan pengetahuan semata, seorang muslim sejati mampu mengimplementasikan amar makruf nahi mungkar dalam semua aspek kehidupan berdasarkan ilmu yang sesuai dengan kaidah-kaidah syiar islam, bila perlu rela mengorbankan harta dalam peradaban sosial antar sesama, bahkan nyawanya sekalipun demi mempertahankan agama Islam. Sebut Abiya Pimpinan Dayah Rauhul Mudi Allah Aziziyah Jeunieb.

Abiya menambahkan, islam itu akan sempurna pada diri seorang muslim disaat seseorang muslim itu bisa memutuskan pengaruh godaan syaitan dan bisa melawan hasrat hawa nafsunya, maka dari itu jangan coba-coba menghidupkan islam, kecuali dengan ilmu.

Selain itu Abiya juga menyinggung pentingnya mempopulerkan kembali peradaban sosial islam masyarakat Aceh yang telah diwarisi oleh para leluhurnya, sungguh tidak sempurna agama seseorang muslim itu apabila tidak peduli nasib saudara seiman, hal ini lah yang menjadikan orang Aceh terdahulu sukses dan di akui dalam aspek kehidupan sosial.
“Dimana daerah lain sedang tempuruk paska penjajahan asing di awal persiapan kemerdekaan Indonesia, akan tetapi masyarakat Aceh masih bisa bangkit mampu menyumbangkan dua buah pesawat Dakota RI I dan RI II kepada Presiden Soekarno yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya Garuda Indonesia Airways,”. Kata Ketum BMU.

Diakhir pidatonya Abiya Jeunieb mengharapkan para pemuda dan masyarakat Kuta Trieng bisa menghidupkan kembali budaya sosial dalam bermasyarakat, Tujuan BMU pada intinya bukan masalah bangun rumah tapi membangun sebuah gerakan dakwah sosial untuk kepedulian sesama ummat, semoga dapat menyambung ukhwah ikatan iman, sesungguhnya orang-orang islam itu bersaudara.

Hingga berakhirnya Tauziah dari Abiya masyarakat Gampong Kuta Trieng Larut dalam mendengar penyampaian dakwah abiya. (Míswar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: