SEKERTARIS BPD KACE TIMUR : “PELAKSANAAN PROYEK FISIK DI DUSUN SATU DIDUGA TIDAK BERKOORDINASI KEPADA KEPALA DUSUN” ???

  • Bagikan

Global investigasi news ■ Desa Kace Timur, Senin 19/11/2019. Hasil investigasi awak media di lapangan, bawasan diduga pelaksanaan pengerjaan proyek yang ada di desa kace timur tidak berkoordinasi kepada pihak BPD dan kepala kewilayahan (kadus) menurut informasi bahwa pekerjaan tersebut kepala Dusun setempat yaitu Dusun satu, mengatakan kepada awak media bahwa untuk pekerjaan proyek dari tahap pertama sampai tahap ketiga, beliau mengatakan saya tidak pernah untuk di libatkan dalam arti pemberitahuan terlebih dahulu, sehingga terkesan pelaksanaan proyek itu diam diam tanpa berkoordinasi terlebih dahulu, ungkapannya. 

Sementara itu juga, anggota BPD, yang terwakili ter wilayah Dusun satu, bahwa benar ada nya dugaan tanpa berkoordinasi terlebih dahulu kepada kepala Dusun dan juga saya selaku anggota BPD, yang terwakili di Dusun tersebut tidak tahu ada nya pekerjaan pembangunan saluran dan peningkatan jalan Puru dekat wilayah Dusun satu. Ungkapan sekertaris BPD kace timur. 

Menurut Anggota BPD yang terwilayah di Dusun tersebut bahwa, seharusnya aturan main sudah jelas yang mana setiap pembagunan di wilayah tersebut seharus berkoordinasi kepada rt dan kadus masing masing-masing seharusnya, mengetahui hal pembangunan yang ada di wilayah mereka.karena tak luput tugas pokok anggota BPD, sebagai pengawasan jika ada kejanggalan dalam pelaksanaan pengerjaan , maka BPD berhak menegur, dan jika hal tersebut tidak di tanggap dalam peneguhan maka anggota BPD bisa menghentikan pelaksanaan proyek tersebut, pungkas sekertaris BPD kace Timur. 

Menurut informasi yang di dapat salah satu warga inisial (PR) yang ingin bekerja, sedangkan inisial PR termasuk date best ber KTP desa kace timur, yang mana pekerja proyek didesa kace timur merupakan sewajib nya harus memperdayakan sumber daya manusia, namun sayang salah satu prangkat desa kace timur inisial, mengatakan bahwa tidak ada pekerjaan, lg, namun kenyataannya pekerja itu sedang berjalan sebenar apa salahnya kalau salah satu warga ingin mensejahtaankan untuk mencari nafkah, sedangkan intruksi presiden dana pembangunan desa 30 persen untuk mensejatraakan dengan padat karya. Dalam proyek desa. 

Yang mana juga setelah di lihat dalam pekerjaan yang ada di jalan nasional rt. 03 Dusun satu ternyata masih mengunakan alat berat dan sebenar dalam peraturan bahwa tidak boleh mengunakan alat berat walaupun disitu saat pengerjaan ada sebagian tenaga masyarakat namun hasil yang di lihat oleh anggota BPD selaku sekertaris BPD, yang mana tidak lepas dari kontrolnya setiap pembangunan yang ada ter wilayah mereka masing, maka sekertaris BPD mengatakan jalan tersebut saat pemuruan sangat tipis, sekali, ungkapan sekertaris BPD. Kace timur sehingga berita ini di publikasikan. 

Global investigasi news.co.id
(M. FD & Suryadi) 

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: