Eri Efendi Ketum LSM PEKA : “Kegiatan Sudah Lebih 1 Bulan dan di Lokasi Papan Nama Proyek Belum Terpasang

  • Bagikan

Globalinvestigasinesw.co.id ■ Pelaksana proyek suatu bangunan dalam melakukan kegiatan di sertai tanpa memasang papan nama proyek di lokasi kegiatan ketika tengah berlangsung kerap terjadi padahal papan nama merupakan suatu bentuk informasi agar mudah diakses oleh masyarakat sebagai sarana untuk memperoleh informasi berdasarkan asas keterbukaan dan transparansi serta tanpa ada yang harus di rahasiakan akan tetapi semua itu ternyata hanyalah sebuah wacana.

Proyek bangunan tanpa papan nama yang lazim di sebut dengan istilah proyek siluman bukanlah merupakan suatu pemandangan yang baru bahkan kerap mewarnai wilayah Kabupaten Bekasi terutama di wilayah utara dan hingga kini justru menjadi sesuatu yang biasa di lakukan dan bahkan yang sangat di sayangkan tindakan tersebut justru menjadi suatu bentuk kebiasaan di dalam melaksanakan kegiatan suatu proyek bangunan.

Dalam melaksanakan kegiatan suatu proyek bangunan Normalisasi Irigasi yang terletak di Kabupaten Bekasi tepatnya di Kp. Pakserang, dusun II desa Lenggah Jaya Kecamatan Cabang Bungin tersebut telah menjadi sorotan publik.

Pasalnya, menurut keterangan Eri Efendi Ketua Umum LSM Peduli Keadilan ketika di temui awak media menuturkan bahwa kegiatan sudah berlangsung lebih dari satu bulan dan di lokasi kegiatan papan nama proyek memang belum terpasang serta dia tidak tahu siapa pihak yang menjadi pelaksana kegiatan tersebut, ujarnya.

Tidak melakukan kewajiban dalam melaksanakan suatu kegiatan dengan tidak melakukan pemasangan papan nama proyek sejak awal di lokasi ketika kegiatan tengah
berlangsung sudah ada indikasi telah melakukan tindakan yang di duga kuat melanggar dengan adanya Undang – undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi kepada publik yang mana perihal tersebut sudah jelas merupakan hak setiap warga negara untuk mendapat serta memperoleh informasi publik
berdasarkan asas keterbukaan.

Tanpa memasang papan nama proyek terkesan sudah Mengabaikan Undang – Undang dan merupakan tindakan yang sangat tidak layak terlebih ketika melaksanakan kegiatan dana untuk anggaran bersumber dari pemerintah pusat dalam bentuk APBN maupun dari pemerintah daerah dalam bentuk APBD dan dengan adanya suatu proyek bangunan yang dalam melaksanakan kegiatan tanpa memasang papan nama proyek maka tidak menutup kemungkinan anggapan warga masyarakat bahwa telah terjadi penyimpangan dana untuk anggaran karena anggaran untuk memasang papan nama proyek selalu ada dalam kontrak manapun. (Januardi Manurung wartawan NKRI)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: