Pilkades Blang Pauh Dua Kecamatan Julok Diduga “Curang” ???

  • Bagikan

Ginewstvinvestigasi.com ■ Aceh Timur – Pemilihan Kepala Desa Gampong Blang Pauh Dua sudah berlangsung selama hampir 3 bulan, namun belum ada kejelasan tentang siapa yang menjadi KPA di Gampong tersebut, seyogyanya setelah dipilih atau terpilih, otomatis ada pemimpin, namun berbeda dengan gampong Blang pauh dua kecamatan Julok kabupaten Aceh Timur Jumat 22 November 2019.

Tokoh Pemuda Gampong Blang Pauh Dua Iskandar mengatakan, pemilihan kepala desa yang berlangsung pada tanggal 2 September 2019 yang diikuti oleh dua kandidat, kandidat calon keusyik 01 : ILYAS, 02 : ZARKASYI , Gampong Blang Pauh Dua Kecamatan Julok, kabupaten Aceh Timur, Jumlah pemilih keseluruhan menurut DPT dan DPTB sebanyak 770 orang, namun yang hadir 550 orang termasuk salah satu pemilih luar daerah dan pemilih yang belum menetap selama (6) enam bulan di gampong tersebut ujar Iskandar

tanggal 2 September 2019 merupakan tanggal penentuan pemimpin Gampong kami, namun tanggal tersebut di nodai oleh oknum panitia, yang sengaja memasukkan nama pemilih dari luar daerah dan pemilih yang belum menetap selama ( 6) enam bulan, saya atas nama pemuda gampong Blang Pauh Dua meminta kepada pihak penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penyimpangan ini pinta Iskandar

Anggota tuha puet gampong Blang Pauh Dua Taufik Ibra mengataka, kami di pihak tuha puet sangat netral, kami tidak berpihak kepada siapa pun, ini menyangkut dengan permasalahan Dana Desa, jika keuchik terpilih tidak bisa di lantik karena ada gugatan dari lawan keuchik, kami meminta kepada Camat agar menetapkan keuchik Pejabat sementara (PJ)

Setiap warga negara Indonesia yang memenuhi syarat yang diatur dalam Qanun ini berhak untuk memilih dan dipilih dalam pemilihan keuchik.
Pasal 11
(1) Yang berhak memilih adalah Warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat
sebagai berikut:
a. telah berumur paling rendah 17 (tujuh belas) tahun pada hari pemungutan suara
atau telah/pernah menikah secara sah;
b. telah berdomisili di gampong yang bersangkutan paling singkat 6 (enam) bulan
sebelum masa pendaftaran pemilih dimulai;
c. tidak sedang dicabut haknya sebagai pemilih berdasarkan putusan pengadilan
yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap; dan
d. terdaftar sebagai pemilih.
(2) Hak untuk memilih menjadi gugur apabila pemilih tidak lagi memenuhi syarat-syarat
sebagaimana dimaksud pada ayat (1).
Pasal 12
Tata cara pendaftaran pemilih ;
a. pendaftaran pemilih dari warga gampong yang memenuhi syarat dilaksanakan oleh
P2P;
b. daftar pemilih sementara disusun berdasarkan abjad dan diumumkan kepada
masyarakat oleh P2P;
c. penduduk gampong dapat mengajukan usul, saran atau perbaikan terhadap daftar
pemilih sementara sebagaimana dimaksud pada huruf b paling lama 7 (tujuh) hari
kerja terhitung sejak daftar pemilih sementara diumumkan;
d. daftar pemilih sementara yang telah di teliti dan di perbaiki ditetapkan oleh P2K
menjadi daftar pemilih tetap; dan
e. daftar pemilih tetap sebagaimana dimaksud pada huruf d diumumkan kepada
masyarakat paling lama 7 (tujuh) hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara.

Panitia P2k Gampong Blang pauh Dua diduga tidak menjalankan poin poin dalam aturan tersebut, kami meminta agar pihak penegakan hukum mengusut dugaan penyimpangan dalam pilkades di gampong kami, buktinya ada pemilih yang belum menetap lama, dan ada pemilih siluman dari luar daerah ujar kepala dusun Teladan Agustiar kepada sejumlah awak media.

Reporter : TIM

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: