200 Warga Desa Kebagusan Terima Sertifikat Program PTSL Tahun 2019

  • Bagikan

GINEWSTVINVESTIGASI.COM ■ PESAWARAN – 200 warga desa Kebagusan, kecamatan Gedongtataan, kabupaten Pesawaran, Lampung, terima sertifikat program PTSL tahun 2019, hal ini di sampaikan oleh Kasi pengadaan tanah Ruhaila.S.SiT.MH saat di konfirmasi globaltvinvestigasinews.com, di balai desa Kebagusan,Senin (25/11).

Disampaikan Ruhaila, untuk saat ini baru dapat di bagikan sebanyak 200 sertifikat, dan sisanya akan di selesaikan di bulan Desember tahun ini.

“kami ( BPN) baru merealisasikan 200 serikat kepada warga desa kebgusan dan kami targetkan di bulan Desember selesai semua” ungkapnya.

Dia menambahkan, untuk tahun 2019 ini BPN Pesawaran mendapatkan kuota 18 ribuan sertifikat yang di akomedasi Negara, dan di tahun 2020 sedang menyusun pengajuan sebanyak 15 ribuan sertifikat.

” Kami pada tahun ini dapat merealisasikan sebanyak 18 ribuan sertifikat yang tersebar di kabupaten Pesawaran, dan sedang mengajukan untuk pembuatan sertifikat program PTSL di tahun 2020 sebanyak 15 ribuan” singkatnya.

Diwaktu yang hampir bersamaan warga desa Kebagusan diantaranya mas Didi dan ibu Ratih yang telah menerima sertifikat, mereka berterimakasih atas program PTSL ini, yang sangat membantu rakyat bawah.

” Kami bersyukur dengan program pembuatan sertifikat saat ini, yang sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama sebagai kekutan hak kepemilikan tanah yang di akui Pemerintah ” semeringah mereka usai menerima berkas sertifikat.

Di rungan kerjanya PJ Tahan Santoso menyampaikan ke globaltvinvetigasinews.com, agar masyarakat dapat menjaga sertifikat yang telah di bagikan dengan baik, karna untuk melakukan perbaikan surat sertifikat jika rusak harus di lakukan masing – masing pemilik sertifikat ke BPN.

” Saya berharap warga masyarakat yang telah membuat sertifikat dapat menjaga dengan baik, karna untuk perbaikan Sertifikat yang rusak harus di lakukan masing – masing ke BPN dengan waktu yang cukup lama ” singkatnya.(Syahrul).

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: