Pameran Teaching Factory (TEFA) SMK Tunas Wiyata Way Tuba, Wakil Bupati Edward Antony Mengawali Sambutan

  • Bagikan

Ginewstvinvestigasi.com ■ Senin 25 November 2019 – Sambutan Wakil Bupati Edward Antony
Mengawali sambutan atas nama pribadi dan Pemerintah saya menyambut baik kegiatan Pameran Teaching Factory ini. Dari Kegiatan ini menunjukan kualitas dari siswa-siswi SMK Tunas Wiyata akan mampu menjawab tantangan memasuki dunia kerja setelah tamat nanti.
Dewasa ini mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah, karena lapangan kerja tidak sebanding dengan jumlah calon tenaga kerja. Baik bagi pencari kerja dari alumni perguruan tinggi maupun alumni pendidikan menengah.
Di SMK diberikan keterampilan seperti yang kita saksikan pada Pameran Teaching Factory SMK Tunas Wiyata. Tujuannya dari belajar keterampilan tentu mempersiapkan mental dan kedisiplinan agar siap bekerja di dunia usaha dan industri, karena pada era globalisasi terjadi persaingan yang ketat antar perusahaan atau industri sehingga banyak perusahaan atau industri yang membutuhkan tenaga kerja yang ahli dan terampil agar dapat bersaing dengan perusahaan atau industri lainnya dalam membuat barang atau jasa yang berkualitas.
Tetapi kita tak dapat menutup mata dan telinga terhadap adanya pesimisme akan peluang siswa/i SMK dalam mendapat peluang untuk meniti karir di dunia kerja setelah tamat. Tak jarang mereka dianggap kurang ‘berprestasi’ dan ‘berpengalaman’ untuk meniti karir profesional. Namun pada nyatanya pada hari ini kita saksikan bersama, siswa-siswi SMK Tunas Wiyata telah dilengkapi dengan berbagai pengetahuan dan kemampuan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan kata lain, setelah lulus, siswa-siswi SMK merupakan tenaga kerja yang siap terjun langsung ke dunia kerja.
Mulai dari keterampilan kerja, manajemen usaha, pengelolaan aset, penjualan, pemasaran, dan masih banyak kemampuan lain. Dengan demikian sudah tentu keterampilan yang dimiliki oleh para siswa-siswi SMK tidak dikuasai oleh siswa dari jenjang pendidikan yang sama, bahkan dari perguruan tinggi sekalipun.
Setidaknya ada tiga keuntungan yang bisa diperoleh para siswa lulusan SMK. Pertama, SMK berperan sebagai elevator atau tangga tercepat dari masyarakat yang berasal dari kalangan kurang mampu untuk bisa menaikan taraf hidupnya. Kedua, lulusan SMK bisa memiliki pilihan dalam hidupnya. Setelah lulus sekolah, mereka mempunyai pilihan untuk bekerja atau berwirausaha. Ketiga, mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan industri di Indonesia.
Oleh karena itu, saya mengimbau kepada para siswa dan siswi SMK sekalian untuk tidak merasa takut untuk bersaing dengan pihak lain karena kalian sudah dilengkapi dengan segala kebutuhan yang diinginkan oleh dunia kerja. Jangan pantang menyerah dan selalulah berusaha. Hanya dengan cara itu, kalian bisa meniti usaha karir didunia kerja nanti.
Sebelum mengakhiri sambutan ini saya berpesan kepada siswa-siswi SMK. Pertama, agar selalu aktif dan bersungguh-sungguh mengikuti mata pelajaran disekolah. Kedua, siswa-siswa harus kreatif yaitu dapat memanfaatkan keadaan atau peluang apapun dengan apa yang telah dimiliki. Dan ketiga, produktif yaitu menghasilkan sesuatu dengan keterampilan yang sudah didapatkan dari SMK. Oleh karena itu, para siswa-siswi harus mengubah sikap dari sekarang untuk menjadi calon tenaga kerja yang aktif, kreatif, dan produktif sehingga dapat diterima oleh suatu perusahaan atau industri setelah tamat.tutur nya..(Rahman)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: