Gebyar Germas dan Penanganan Stunting di Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi

  • Bagikan

Sukabumi ■ ginewstvinvestigasi.com – Ribuan masyarakat tumpah ruah di Lapang Cangehgar Palabuhanratu mengikuti kegiatan jalan sehat, yang diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, Sabtu (30/11/2019).   

 Jalan sehat itu merupakan salah satu rangkaian kegiatan Gebyar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Penanganan Stunting dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tahun.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Andi Rahman mengatakan, gebyar Germas dan penanganan stunting ini akan digelar selama dua hari. Tidak hanya jalan sehat, ada beberapa kegiatan lainnya seperti senam bersama, gebyar germas, pelayanan pemerikasaan gratis, smoke analizer, donor darah.   

“Tidak hanya itu ada juga sejumlah lomba yang sudah kami persiapkan, diantaranya lomba inovasi senam germas, yang juaranya itu akan dijadikan icon senam germas Kabupaten Sukabumi. Kemudian ada lomba Mars Sukabumi, paduan suara germas, futsal, bulu tangkis catur dan tenis meja, Acara hari ini akan berlangsung hingga malam nanti,” ujarnya.

Untuk kegiatan besok, kata Andi acara seremonial generasi sehat indonesia unggul. Puncak acaranya semua juara ditampilkan dengan pemberian piagam prestasi. Bahkan ada penghargaan HKN kepada pengusaha, dan media.

“Kalau tidak salah ada 12 lembaga swasta yang akan diberikan penghargaan,” jelasnya. 

Sebenarnya, tambah Andi rangkaian acara HKN sudah dimulai sejak 1 November 2019 lalu. Salah satunya Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) bersama Dinkes, di Kampung Pangkalan, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung yang beberapa waktu lalu terjadi keracunan massal.

“Sekarang dibuat sebuah wilayah yang sadar akan lingkungan Sanitarian Berbasis Masyarakat (STBM), di situ sudah ada paguyuban pengolahan makanan yang faham tentang makanan sehat dan aman. Ada juga pengolahan sampah,” terangnya.

Ia berharap sesuai dengan tema nasional, adanya kegiatan HKN ini bisa menciptakan generasi yang unggul kedepannya. “Artinya disiapkan dari sekarang generasi yang betul-betul 20 tahun yang akan datang, sehat, pintar, dengan gebyar germas ini bisa menyadarkan masyarakat apa itu germas, apa itu stunting,” pungkasnya. MUKTI GUNAWAN

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: