Berita  

LAGI – LAGI PERUSAHAAN PEMBIAYAAN SMS FINANCE MELAKUKAN PENARIKAN MOBIL DIDUGA MENGUNAKAN PIHAK KETIGA

GLOBAL INVESTIGASI NEWS.COM – Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pangkal Pinang, Rabu, 02/01/2020
Sehubungan adanya dugaan perampasan yang dilakukan pihak leseng mobil SMS FINANCE Beralamat kan Desa beluluk kecamatan pangkalan baru Kabupaten Bangka Tengah milik saudara (hadi bustomu) kali ini, membuntut panjang dan dilaporkan ke Polda Babel dan didampingi oleh Ormas Pemuda Bangka Belitung Bersatu dan Ormas Laskar Merah Putih.

Korban saat diwawancara awek media
terkait dugaan perampasan mobilnya mengatakan itu memang benar pak mobil saya di bengkel selindung pak
dan tanpa ada satu surat pun atau pemberitahuaan kepada saya.

Tiba-tiba  Mobil saya langsung di rampas oleh pihak leasing SMS FINANCE itu juga yang ngasih tahu kepda saya adalah pihak bengkel ya saya kaget pak disitulah saya katakan bahwa itu namanya perampasan ungkapanya.

Waktu yang berlainan, kali ini mendengar adanya dugaan perampasan mobil membuat ormas laskar merah putih dan ormas pemuda bangka belitung bersatu terpanggil untuk membantu masyrakat tersebut hingga mendatangkan pihak leseng SMS FINANCE mempertanyakan apa dasar kalian merampas mobil tersebut, bukankah sekarang ini udah jaman hukum semua udah diatur oleh hukum tertentu jangan kalian seenaknya main tarik mobil tersebut apakah kalian tahu dengan sikap kalian itu diduga telah melanggar hukum sesuai dengan pasal 368 dan pasal 365 KUHP ayat 2 ungkapnya Ketua Laskar merah putih RIZAL EFENDI SH dan KETUM Ormas Pemuda Bangka Belitung MUSTARI.

Terpisahnya pihak leseng SMS FiNANCE
saat di tanyak awak media terkait dugaan perampasan mobil tersebut mengatakan mobil memang dikantor kami pak dan yang mengambil Mobil bukan kami pak tapi pihak exsternal bernama Irfan, ungkap REMI Selaku Supervisor.

Disela-sela berapa jam pihak korban melaporkan ke Polda Babel didampingi
Ormas P3B dan Laskar Merah Putih terkait dugaan perampasan mobil, sampai saat ini masih menunggu Hasil pemeriksaan tersebut.

Global investigasi news.com.
(M.FD dan Maulana)