Kesedihan Kenny Akbari saat Kematian Ayahnya Hakim PN Medan Terbongkar ?

 28 total views,  1 views today

Medan Ginewstv.com – Kesedihan mendalam menyelimuti Kenny Akbari saat kematian ayahnya, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin,terbongkar Anak sulung Jamaluddin ini menuntut keadilan.

Kenny mengaku kaget bukan kepalang saat mengetahui pembunuhan ayah tercinta nya di dalangi oleh ibu tirinya, Zuraida Hanum, Kenny menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Kepolisian.

“Kalau dari pribadi sih terkejut sudah pasti,tapi untuk proses hukum saya serahkan ke polisi,”ujar anak sulung hakim Jamaluddin,Kenny Akbari.Harapan nya pelaku di beri hukuman seberat-berat nya,kalau bisa seumur hidup,”kata Kenny saat di hubungi pada kamis 09/01/2020.

Kenny adalah anak dari istri pertama hakim Jamaluddin.Saat pembunuhan,Kenny mengaku dirinya tidak berada di lokasi kejadian.”Saat kejadian saya di rumah sakit,baru pulang pada hari jum’at.Saya tak di tempat waktu kejadian,”pungkas nya.

Zuraida yang di sebut polisi sebagai otak pembunuhan hakim PN Medan Jamaluddin kini di tahan di Polrestabes Medan sejak rabu 08/01/2020. Dalam pemeriksaan,Zuraida mengungkap kejadian keji itu.

Zuraida mengaku menyiapkan duit Rp 2 juta untuk rencana pembunuhan yang akan dilakukan oleh dua eksekutor,JP dan R,yang di sewanya.

“Uang sebesar Rp 2 juta untuk membeli pakaian pelaku,termasuk sarung tangan yang di gunakan saat melakukan aksinya,” pungkas Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Andi Rian saat di hubungi,kamis 09/01/2020.

Polisi mengatakan motif pembunuhan ini di duga adalah sakit hati.Zuraida diduga merancang pembunuhan karena akan di cerai.

Pembunuhan itu berawal saat Jamaluddin tidur di rumahnya di jalan aswad,Perumahan Royal Monaco,Blok B Nomor 22 Medan,pada jumat 28/11/2019.Jamaluddin saat itu tengah tidur bersama anaknya.

Pada dini hari,Zuraida pergi menjemput PJ dan R di Pasar Johor,Jalan Karya Wisata Medan.Setibanya di rumah,Zuraida membawa JP dan R menuju lantai tiga rumah Jamaluddin.Hakim Jamaluddin lalu di bunuh dengan cara dibekap dengan bed cover dan sarung bantal hingga kehabisan oksigen.

Jasat Jamaluddin kemudian di buang ke dusun II Namo Rindang,Desa Suka Dame,Kecamatan Kutalimbaru,Kabupaten Deli Serdang.Disana,para pelaku meninggalkan Jamaluddin di dalam mobil tersebut di sebuah jurang.Korban di tinggalkan dengan kondisi terbaring di posisi bangku belakang .(MY.Nasution)