Berita  

Kades Pelayang Raya Supriadi Bergerak Cepat Menertibkan Tempat Mesum

gineswstvvtigasi.com – Sungai Penuh – Kepala Desa pelayang Raya Supriadi tidak menyia-nyiakan waktu walaupun baru satu bulan telah dilantik oleh Wali Kota Sungai penuh’ langsung tancap gas, sesuai laporan dari warga masyarakat,Desa pelayang Raya tentang penyakit masyarakat yakni (Mesum); untuk dapat diberantas didesa pelayang Raya, kecamatan sungai Bungkal Kota Sungai Penuh provinsi Jambi (11/01/2020)
Dengan adanya laporan tersebut Supriadi Selaku Kedes pelayang Raya juga menjelaskan bahwa laporan penyakit masyarakat atau mesum,sudah pernah disampaikan kepemerintahan yang lama,tapi tidak pernah di realisasikan.

Seterusnya Supriadi mengatakan kita baru dilantik pada tanggal 23 Desember 2019,berarti hampir satu bulan kita berkerja, dengan adanya keluhan seperti ini dari masyarakat,tentu segera kita ambil tindakan,dan kita libatkan Babinkamtibmas,Babinsa, tokoh lembaga adat, Nenek mamak,Ulama,dan serta pemuda pelayang Raya.

Alhamdulillah Pada pukul 10: WIB (Malam) Minggu, Kami melakukan pengeribekan ditempat tersebut, Bersama Dinas terkait yang bertempat dimakam Nenek Koto Pandan didesa pelayang raya.

Dari hasil pengeribekan kami telah menahan satu orang wanita,dan lima Orang peria,yang bukan Orang pelayang Raya melainkan dari pihak luar pelayang raya jelasnya.

Supriadi menambahkan dalam penertiban penyakit masyarakat ini,tentu tidak terlepas dukungan dari masyarakat pelayang raya itu sendiri,kita berharap, penyakit seperti ini harus kita hilangkan dari desa kita, apalagi tempat mangkal nya dikuburan Pandan Nenek Siak Lengis, yang telah membawa agama Islam di kabupaten kerinci pada umumnya,itu telah menjadi tempat maksiat,dan kami langsung membersihkan tempat maksiat tersebut,dan kami tidak mau tempat tersebut dikotori oleh tempat maksiat.,itu adalah kepunyaan Ajuan Arah Datuk Serageh Puteh didalam pelayang raya.

Harapan saya, Selaku pemerintahan desa, bahwa tempat tersebut,kita siap untuk mengelola menjadikan, tempat wisata,taman PKK, kapan perlu kita kita pasang lampu penerangan sumpaya masyarakat menikmati tempat tersebut.jelasnya.

APENDI YAHYA