Awas Bahaya !!! Pencemaran Limbah Diduga dari Rumah Sakit Kolonel Abunjani ?

 21 total views,  1 views today

Sebelumnya ramai di beritakan lewat berbagai media bahkan LSM yang lantang menyuarakan tentang temuan adanya kebocoran dan tidak adanya pengolahan limbah pada Instalasi Pengolahan Limbah Cair (IPLC) Rumkit Kol. Abunjani Bangko Merangin, dan sudah hampir empat bulan ini bergulir. Namun setelah dalam kurun waktu itu, tidak ada tanda tanda perbaikan atau semacamnya.

Mengenai temuan ini, Taufik LSM Agustus dan Randa LSM Peduli Rakyat Merangin berkoordinasi dengan dinas kesehatan, dalam hal ini Kabid Pelayanan Dr. Irwan.
” Kami sudah lama tahu permasalahan ini, tapi kami menunggu koordinasi dari pihak Rimah Sakit sampai hari ini tidak ada, nah ada apa ini, masalah ini bukan masalah kecil, ini masalah besar karena menyangkut kelangsungan dan hak hidup Manusia dan sekitarnya. Dengan adanya temuan ini akan berakibat fatal di kemudian hari, bukan sekrang, tapi beberapa tahun ke depan efeknya akan terasa karen sudah tercemar, lihat di poto ini !” makhluk hidup yang di air saja gak ada, yang di darat juga mati, ini tanda lingkungan yang ada di situ sudah tercemar. ” ujar Dr. Irwan.

Ini menjadi Pekerjaan Rumah bagi pihak Rumah Sakit, kalau ini di biarkan akan berakibat fatal karena terjadi pencemaran dari limbah kimia rimah sakit.

Ketua DPRD Merangin pun sangat menyayangkan nasalah ini, ” Segera akan kita lakukan pemanggilan pihk rumah sakit, ini dudah bersifat Urgent (darurat), karena masalah limbah yang mencemari lingkungan dan sudah menyalahi Undang Undang Lingkungan Hidup,” naikkan berita dak apa apa, ini biar tahu kalau masalah ini bukan sepele. ” tambah Ketua Dewan Herman Efendi.

Lain halny dengan Komisi II yang berada dlam pengawasanya, ” Ajukan surat atau laporan resmi di tujukan kepada kami, nanti sebgai dasar adanya laporan dari LSM, sehingga kita bisa lebih detail mengolah paermasalahan ini, tentunya langsung kita berhadapan dengn pihak rumh sakit”. Jelas Ketua Komisi II DPRD Yani.

Sampai berita ini diturunkan pihak rumh sakit belum bisa di hubungi terkait permasalahan dan temuan ini.