Diduga Tidak Transparan, PPK Angkat Bicara Soal Nilai Anggaran Rehab Sekolah di SDN 02 Sei Melayu Rayak

 28 total views,  1 views today

Global investigasi news.com ■ Ketapang Kalbar.
Berita sebelumnya telah di muat tentang Penggunaan Anggaran Rehabilitasi dan Renovasi SDN 02 Sei Melayu Rayak Di duga tidak Transparan.

Dugaan di pemberitaan sebelumnya kini mulai di jelaskan oleh Kasi Sapras SD dan PPK .
Mantan Kasi Sarana dan Prasarana ( Sapras) Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, Nazarudin.

Saat ini telah menjabat sebagai Kasi SDA di Dinas PUTR kabupaten ketapang kalbar, saat di temui di ruang kerja nya Senin13/01/2020. Menjelaskan,
“Mengenai dugaan penggunaan Anggaran Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana di salah satu Sekolah di SDN 02 Kecamatan Sei Melayu Rayak, kita tidak dilibatkan ,hanya sebatas memberikan data nama sekolahan saja dan selanjutnya pihak provinsi yang survei ke lokasi lebih lanjut.”Terangnya.
“Nazarudin juga menambahkan, Persoalan nilai besar anggaran yang tidak dijelaskan secara per Item bukan kapasitas saya, yang bisa menjawab dan menjelaskan itu PPK sebagai pihak yang lebih berkompenten dalam hal ini, Karena kita tidak ada informasi kepada dinas mengenai kontrak nya, baik itu perusahaan pelaksananya, besaran anggaran, waktu pelaksanaannya dan lainnya.”Ucapnya.
Dengan petunjuk serta arahan yang disampaikan Nazarudin, Lebih lanjut wartawan lakukan konfirmasi kepada PPK, untuk memintai keterangan atas dugaan ketidak jelasan secara Transfaransi mengenai besar nilai anggaran yang di angggarkan di SDN 02 Kecamatan Sei Melayu Rayak Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat.
PPK Ungkap tentang Anggaran Rehabilitas dan Renovasi SDN 02 Sei Melayu Rayak, menggunakan Anggaran APBN Rp 1,2 Milliar

Mengenai pemberitaan sebelum nya yang mana telah terbit di media Gi news global investigasi,Pembangunan Sekolah Dasar Negeri SDN 02 yang di Duga tidak Transfaransi, Akhirnya kini Terjawab sudah oleh Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK) Heri, saat di komfirmasi melalui via telpon oleh wartawan kita Selasa 13/01/2020.
Heri menjelaskan. “Soal nilai besarnya anggaran yang di duga tidak Trasfaransi secara publik, dalam hal ini perlu saya jelaskan dan klarifikasi kepada awak media,Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Sarana Prasarana Sekolah senilai Rp 32.466.120.447, melalui sumber dana APBN Tahun 2019.
Dimana besarnya anggaran itu terbagi dari 4 kabupaten di kalimantan barat. Diantaranya kabupaten ketapang, kayong utara, sekadau dan sanggau.
“Di jelaskan Heri, 4 kabupaten yang mendapatkan bantuan rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana itu dipecah menjadi 16 Sekolah Dasar yang di tuju.”Ungkapnya.
“Untuk SDN 02 kecamatan sei melayu rayak kita anggarkan sebesar Rp. 1,2 milliar yang dilaksanakan PT. Cahaya Sriwijaya Abadi KSO PT. Cakrawala Surya Raya dengan Konsultan Pengawas PT.Angelia Oerip Mandiri, saat ini masih belum selesai dalam pengerjaan 100 persen.
Dari keterlambatan waktu pelaksana kita sudah beri kesempatan perpanjangan waktu kepada pelaksana selama 150 hari, berdasarkan PMK 243 dan Kita juga berikan sanksi denda terhitung 1 januari 2020 hingga waktu terselesaikan pelaksana nanti. “Terangnya.
Hingga berita ini terbit, Awak media masih terus memantau di lapangan lebih lanjut untuk mendapatkan informasi lebih akurat sesuai titik lokasi penerima bantuan rehab sekolah tingkat dasar .