Ini Kata TKSK Munjul !!! Pencairan BPNT di Desa Munjul Diduga Dipolitisasi dan Diatur Kepala Desa ?

Pandeglang – BPNT, Bantuan Pangan Non Tunai di Desa Munjul Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang Banten, dikeluhkan keluarga penerima manfaat bpnt karena realisasi pencairanya diluar aruran dan setandar oprasional ketentuan yang berlaku serta sarat akan pungli. Keluarga penerima manfaat hanya mendapatkan telur dan beras tidak sesuai dengan ketentuan dan dipinta jasa Rp 5000. Kamis 16/01/0202

Saat ditemui dan dikonfirmasi keteranganya TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Munjul, Samsiah mengatakan terkait pencairan bpnt didesa munjul sangat disayangkan karena diluar aturan standar bantuan sosial bpnt, seolah olah kepala desa munjul membuat aturan sendiri terkait bantuan sosial bpnt.
Saya sebagai Tksk sangat dipusingkan karena liribarat kepala desa munjul seperti membuat aturan diatas aturan yang ada.

Adapun terkait pungutan Rp5000 Dan penerima manfaat menerima Sembako tidak sesuai i itu telah Saya tanyakan kepada kepala desa munjul itu adalah uang jasa dan kebijaknya Dan saya pun akan merekomendasikan ke dinas sosial untuk mengganti agen bpnt. Jelasnya

Masih ditempat yang Sama Kasi kesejahtraan sosial kecamatan munjul juhaenah ia mengatakan realisasi pencairan bpnt didesa munjul semacam itu sangat Salah. Sangat tidak pantas bantuan sosial yang seharusnya untuk keluarga penerima manfaat bpnt, ini diatur dan dikelola oleh kepala desa.

Padahal sudah ada agen bpnt yang diberi tugas untuk mencairkan dan menyalurkan kepada keluarga penerima manfaat kenapa harus diatur lagi oleh kepala desa, Saya juga aneh sok pintar kepala desa semacam itu membuat aturan sendiri.” Pihak dinsos pun sedang menuju kesini Untuk mengecek agen bpnt sekecamatan munjul.***(nuryahman)