Berita  

MERASA DI BODOHI, MANTAN KARYAWAN NOVENA SIAP MENEMPUH JALUR HUKUM ?

 1 total views,  1 views today

Setelah Mega Mustika yang di kabarkan pingsan saat bekerja beberapa waktu lalu, kembali muncul beberapa nama yang mengaku sebagai mantan karyawan di Novena Hotel.
Sebut sj “BN” 31 tahun, “AI” 48 tahun dan “KM” 30″ tahun, ketiganya meruPakan mantan karyawan di Novena, “BN” mengaku bekerja selama 5 tahun, “AI” bekerja selama 4 tahun, dan “KM” bekerja selama 5 bulan.
“BN” saat di temui wartawan sabtu sore 1 februari di jalan Kini balu menuturkan, jika ia bekerja selama 5 tahun dan tiba-tiba di berhentikan secara sePihak.
“saya mulai bekerja di Novena Pada bulan aPril 2014 lalu, dan di berhentikan pada bulan aPril 2019 tanPa alasan yang jelas, selama 5 tahun saya merasa bekerja dengan baik, karena sejak menjadi karyawan saya belum Pernah menerima “SP” kata BN
Lanjut BN, dan yang lucunya lagi, saat di berhentikan saya di berikan surat Pengalaman kerja yang isinya menyatakan jika saya mengundurkan diri, sedangkan selama ini saya tidak Pernah mengajukan surat Pengunduran diri. MeskiPun selama 5 tahun uPah yang saya terima jauh d bawah standar UMP.
Kalimat BN sontak di sambung oleh AI, saya selama 4 tahun juga menerima uPah di bawah UMP, namun saya tetap bertahan karena di janji akan di berikan kenaikan gaji sesuai UMP kata AI
Saya di berhentikan secara sePihak pada desember lalu, dan yang membuat saya heran karena selama ini Potongan BPJS ketenagakerjaan saya sesuai dengan UMP yakni sebesar RP.85.811/bulan sedangkan gaji yang saya terima hanya sebesar RP.1.500.000 tegas AI.
Di temPat yang sama KM yang juga mantan karyawan Novena mengatakan, “saya hanya bekerja selama 5 bulan kemudian berhenti, gaji Pertama saya hanya sebesar RP.1.000.000 dan terakhir saya terima RP.1.200.000.
Lanjut KM, saya berhenti karena mendengar keluhan beberaPa karyawan yang sudah bekerja bertahun tahun, namun standar gaji mereka masih jauh di bawah UMP, dan jika tidak masuk kerja atau bahkan terlambat sedikit saja gaji akan di Potong, sementara saat lembur itu tidak di hitung, Pungkas KM.
Lebih lanjut KM mengatakan, jika kami berharaP jika Permasalahan ini daPat berlanjut ke ranah hukum, dan kami siap memberikan kesaksian tegas KM.
SamPai berita ini di turunkan, belum ada klarifikasi dari Pihak Novena Hotel…( A.Risal )