Berita  

Akses Jalan Antar Desa Antar Kecamatan di Renah Pamenang “Hancur”?

Merangin Ginews, 04/02/2020
Jalan ini menghubungkan kecamatan Renah Pamenang dan Pamenang Selatan sepanjang kira kira 5 km, setelah viral di medsos beberapa waktu lalu dan sudah mendapatkan perhatian dengan berbagai cara melalui upaya swadaya masyarakat namun belum bisa menyelesaikan masalah.

Hal ini tentunya akan menjadi masalah besar, karena jalan ini menjadi akses utama untuk transportasi antar desa antar kecamatan, bahkan jalan ini merupakan jalan kabupaten.

Yang menjadi faktor utama adalah saat ini memasuki musim penghujan, sehingga jalan yang seharusnya mendapatkan perawatan maksimal tidak dapat terlaksana. Selain itu faktor yang menyebabkan rusaknya jalan adalah armada angkutan sawit yang tidak sesuai dengan tonase atau melebihi kapasitas kelaikan jalan. Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab dinas terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan. Sementara para kepala desa yang ada di sekitaran wilayah tersebut sudah seringkali memberikan peringatan bahkan sosialisasi terhadap para pemilik armada angkutan sawit. Namun hal ini tidak pernh di indahkan, dengan alasan, “Kalau di kurangi tonasenya berimbas kepada ongkos transportasi, sehingga harga buah sawit akan menurun sesuai dengan pengurangan dan potongan biaya transportasi yang akan merasa rugi ya petaninya ” Begitu penjelasan tengkulak Harjo di tempatnya.

Dilain pihak, selaku kepala desa Meranti Kasno menyampaikan kalau hal ini dibiarkan akan berdampak kepada roda perekonomian dan para pengguna jalan ini terutama anak sekolah dan roda pemerintahan, begitu ungkapnya yang di amini oleh kepala desa Rasau beberapa waktu lalu.

Tentunya hal ini menjadi perhatian bersama dan secepatnya mendapat tanggapan oleh dinas terkait, baik itu aturan angkutan atau kelas jalan yang diperbolehkan yang sesuai dengan kelaikan kelas jalan.
(Ataufik)