Berita  

Sudah Delapan Bulan Akhirnya Kasus Penggelapan dan Pembawa Sajam Tertangkap

Merangin Ginews,05/02/2020
Masa tenggang yang cukup lama kasus Penggelapan dan Pembawa Sajam akhirnya tertangkap, berdasarkan laporan LP/B20/VIII/2019/Res merangin/Sek.Pamenang, tanggal 01 Agustus 2019 atas nama pelapor Cecep Yuwono 50 tahun beralamat di desa Tanah Abang kec. Pamenang, melaporkan Penggelapan roda dua miliknya yang di bawa oleh terduga pelaku berinisial SYH alias YAL 31 tahun beralamat di desa Tanjung kec. Bathin VIII Sarolangun. Barang bukti yang ikut diamankan berupa satu bilah badik, satu helai jilbab warn pink dan satu buah BPKB.

Kronologi kejadian di rumah Cecep desa Tanah Abang Pamenang, pada saat kejadian SYH yang menumpang mobil milik MRY dan turun untuk meminjam kendaraan roda dua milik Cecep untuk melihat temannya, namun setelah semalam satu hari motor miliknya tidak kunjung di kembalikan oleh SYH. Cecep mulai curiga setelah menanyakan kepada temanya Maryono yang katanya SYH hanya menumpang mobilnya, dengan kejadian ini Cecep melaporkannya ke Polsek Pamenang.

Setelah mendapatkan laporan pada hari Rabu 03/02/2020 kalau terduga pelaku berada di PT. KDA Inti Plakar, Tim Reskrim Polsek Pamenang bersama Bhabinkamtibmas menuju ke lokasi sekira pukul 21.00 wib Kanit Reskrim Aipda Kunang Juanda meluncur ke sasaran, namun di tengah perjalanan tim mendapatkan laporan kalau terduga pelaku sudah dilakukan pencegatan oleh korban, atas permintaan kedua belah pihak korban dan terduga pelaku untuk membawanya ke kantor desa Tanah Abang, namun tidak ada titik temu dalam perundingan itu sehingga terhadap pelaku di bawa dan diamankan di Mapolsek Pamenang.

Ketika Kapolsek Pamenang di konfirmasi membenarkan akan hal tersebut, ” Kita sudah mengamankan terduga pelaku berinisial SYH alias Yal, dan sedang kita lakukan pemeriksaan, untuk pasal yang kita kenakan berdasarkan pasal 372 dan atau pasal 2 ayat 1 UU darurat RI nomor 12 tahun 1951 tentang Sajam.” begitu terang Kapolsek Pamenang Ipda Fatkur Rahman.