Berita  

KEPALA DESA SENAMA NENEK MENGELUARKAN SK KUD-NES SEMENTARA DINAS KOPERASI KABUPATEN KAMPAR BELUM MENGAKUINYA

Pekanbaru,GinewsTvInvestigasi.Com,Terkait Surat Keterangan yang dikeluarkan Kepala Desa Senama Nenek,Kec.Tapung Hulu,Kab.Kampar dengan No 470/SK/SN/2019/112 yang menerangkan,”Bahwa Koperasi Nenek Eno Senama Nenek disingkat dengan KNES terhitung dimulai tanggal ditanda tangani surat ini sudah menjadi KUD(Koperasi Unit Desa) Nenek Eno Senama Nenek disingkat dengan KUD-NES dan satu-satunya KUD yang aktif dalam wilayah Desa Senama Nenek”, 

Dengan munculnya surat keterangan tersebut membuat pertanyaan yang besar kepada sebahagian masyarakat Desa Senama Nenek,Karena apakah seorang kepala desa punya hak untuk membuat perubahan Koperasi serba Usaha menjadi Koperasi unit Desa?…Bukankah itu wewenang Dinas Koperasi? Dengan terbitnya surat keterangan kepala desa tersebut,seakan akan kepala desa merangkap menjadi Kadis Koperasi Kab Kampar,kata Hendi.N salah satu warga asli yang lahir 3 Mei1971 di Desa Senama Nenek dengan sambil tertawa, 

Hendri juga menjelaskan,”Kenapa kepala desa sangat berani  mengelurakan surat keterangan tersebut,sementara berdasarkan hasil pertemuan Camat Tapung Hulu dengan pengurus KUD-Ulayat Negeri Senama Nenek bersama masyarakat Adat Kenegrian Senama Nenek menyatakan sebagai berikut:

1,Membenarkan sepengetahuan Pemerintahan Kecamatan Tapung Hulu hanya ada 1(satu)KUD yaitu KUD Ulayat Negeri Senama Nenek Kecamatan Tapung Hulu, Kab.Kampar, 

2,Membenarkan,sepengetahuan Pemerintah Kecamatan Tapung Hulu berdasarkan hasil konsultasi dengan ibu ENI NOVITA. SH selaku dari Dinas Koperasi Kab.Kampar menerangkan bahwa Koperasi Nenek Eno Senama Nenek bukanlah KUD dan tidak pernah memberikan rekomendasi untuk dijadikan sebagai KUD di desa Senama Nenek, 

3,Menyarankan agar Kepala Dinas yang terkait bahwa KUD Ulayat Negeri Senama Nenek dapat diaktifkan sesuai dengan aturan yang berlaku,karena KUD tersebut memenuhi syarat dan aturan yang berlaku, 

4,Membenarkan dan menerangkan bahwa  KUD-Ulayat Negeri Senama Nenek telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT),peremajaan pengurus dan perubahan AD-ART pada hari Jum’at tanggal 24 Januari 2020 telah memenuhi syarat dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,

Hendri juga mempertanyakan,”apakah dengan adanya Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh kepala desa dan Surat yang dikeluarkan oleh Kecamatan berdasarkan hasil pertemuan rapat
apakah dapat dipergunakan untuk sebagai mana mestinya”artinya apakah mempunyai kekuatan Hukum,”ucapnya,

Maka dari itu kami meminta kepada pihak pemerintah baik di kabupaten maupun di Provinsi untuk dapat menyelesaikan persoalan ini, khususnya buat Dinas Koperasi Kabupaten Kampar agar segera mengaktifkan karena KUD-Ulayat Kenegerian Senama Nenek memenuhi syarat dan sesuai dengan aturan yang berlaku,seseuai hasil keputusan rapat di Kecamatan,”pungkas Hendri,Sampai berita ini diterbitkan pihak kepala desa belum dapat di konfirmasi (Saipul Lubis)