Berita  

KETUM ORMAS “P3B DAN SEKERTARIS ORMAS LMP SEBUT PROYEK DI DESA AIR BULUH DIDUGA “TIDAK SESUAI SPEKSIFIKASI PERENCANAAN” ??

Globalinvestigasinews.com, Bangka Induk propinsi kepulauan bangka belitung, Selasa.17/03/2020. mustarii, selaku ketua umum ORMAS pemuda bangka belitung bersatu (p3b) dan Andi kurniawan selaku sekertaris ormas Laskar merah putih (Lmp) “merasa perihatin atas hasil pembangunan proyek di desa air buluh kecamatan Mendo barat kabupaten Bangka induk provinsi Bangka Belitung, pada tahun anggaran 2019 diduga asal asalan, dikerjakan tidak sesuai dengan pagu anggaran.

Para ormas p3b dan Lmp ini menilai, pelaksanaan pembangunan proyek yang ada di desa air buluh ini tidak sesuai spesifikasi perencanaan, sehingga merugikan masyarakat.

“Kami sangat prihatin melihat kondisi pembangunan gedung TK paud pajar mandiri dan pembangunan lapangan voli dikarena kan lapangan voli yang di kerjakan pada anggaran 2019 lalu sampai saat ini belum di manfaatkan oleh masyarakat, dikarenakan melihat kondisinya, sehingga tidak layak untuk bermain di tempat tersebut, “ungkapnya Andy di hadapan awak media Senin 16 Maret 2020.

Menurut Andy selaku sekretaris laskar merah putih markas daerah prov.babel bahwa beberapa  pekerjaan fisik yg ada di desa air buluh banyak memakan biaya yg tinggi dengan hasil pekerjaan yg tidak sesuai dan tidak memuaskan, seperti pembangunan lapangan volley yg mana kondisi nya sangat memprihatikan, lantai nya telah retak dan di tumbuhi rumput. berarti struktur dan teknis pekerjaan asal alasan dan tidak kokoh karena tidak pakai besi dan tidak ada pengecoran. 

menambahnya Andy, untuk hal dana APBDES harus di audit utuk penggunaan nya agar dana tersebut tepat sasaran utk kepentingan masyarakat bukan untuk kepentingan pribadi dan para aparatur desa. LMP bersama ormas p3b Babel akan melayangkan laporan jika terjadi penyimpangan-penyimpangan dalam penggunaan APBDES, “tuturnya.

Mustari ketum ormas p3b katakan,
Diduga bobrok nya kinerja penegak hukum ada apa dengan ini semua bukan kah mereka sudah turun ke desa air buluh tapi tidak ada sama sekali titik kejelasannya malahan terkesan diduga 
Membiarkan hal ini kedepan nya

seperti proyek pembangunan lapangan voli dengan pagu dana kurang lebih 30 juta, Menurut mustari pembangun tersebut duduga paling mengabiskan dana 15 juta kemana sisa nya dan bangunan TK PAUD dengan pagu dana kurang lebih 182 juta tetapi itu semua diduga akal akalan saja, saya menduga paling menghabis kan dana 130 juta. seperti bangunan podium dengan pagu dana kurang lebih 140 kuat dugaan kami
Menghabiskan dana 100 juta. kemana sisa uang tersebut bukan kah swakelola 
Dan padat karya tidak boleh di ambil keuntungannya apa lagi kades tersebut
Diduga tlah berani mengambil keuntungan 10 persen dari pekerja, kami meminta kepda penegak hukum jangan terkesan tutup mata karna ini uang negara kalau memang dugaan kami ini benar penjarakan biar ada epek jera nya
Bagi kades kades yang lain, “paparnya

Namun sampai saat ini awak media global investigasi news, beberapa kali menghubungi kades air buluh dan sekdes nya , untuk konfirmasi hal untuk meminta tanggapan namun tdk di jawab sama sekali begitu juga lewat wsthaap, tidak ada jawaban sama sekali sehingga berita ini dipublikasikan. 

Global investigasi news. Co.id.
(M.FD./yulianto)