Berita  

Bupati dan Wabup Melakukan Rapat Video Conference Bersama Para Kepala Dinas Pemerintahan Kabupaten Banggai

Bupati Banggai Dr. Ir. H. Herwin Yatim,MM dan Wakil Bupati Banggai Drs. H. Mustar Labolo Melakukan Rapat Vidio Conference Bersama Para Kepala Dinas Pemerintahan Kabupaten Banggai

Kabupaten Banggai Sulawesi tengah —Berdasar informasi humas pemerintah daerah kabupaten Banggai Sulawesi tengah pada Kamis 02 April 2020 bahwa di mana pada kegiatan Bupati bupati Dr.Ir.H.Herwin Yatim.MM dan wakil Bupati Drs.H.Mustar Labolo,
Yang di dampingi Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda,Kaban Keuangan, Kepala BPBD, Kepala Kesbangpol, dan Kepala Dinas Kesehatan Mengikuti Rapat Video Conference Bersama KETUA DPRD, Komisi I, Komisi II dan Komisi III Dalam Rangka Pembahasan Terkait Anggaran Penanganan Dan Pencegahan Covid19.
Kegiatan ini dilaksanakan Secara Online Melalui Aplikasi Zoom meeting, Di lingkungan Kerja Masing masing.

Pada kesempatan ini Bupati Banggai Dr. Ir. H. Herwin Yatim,MM memaparkan Rencana Dan strategy Pemerintah Daerah Kepada Legislatif terkait Penanganan dan Pencegahan Covid19.
Adapun Rencana Pemerintah Daerah dan yang telah dilakukan Antara lain :

  1. Membentuk Tim Gugus Tugas Penanganan dan Penanggulangan Covid19 sejak tanggal 16 Maret 2020.
  2. Memastikaan Rumah Sakit Umum Daerah dan Sarana Prasarananya dapat menunjang Penanggulangan Covid19.
  3. Mengirim 3 Tenaga Kesehatan (Dokter) ke Jakarta untuk di Berikan Pembelajaran tentang Penaganan dan pencegahan Covid19.
  4. Membuat Ruang Isolasi Di RSUD Luwuk.dan mengadakan segala Sarana dan Prasarananya.
  5. Memesan APD pada Tanggal 16 Maret,Akan Tetapi terjadi kelangkaan APD, sulit di dapatkan, dengan Perhitungan sampainya APD dimaksud ke Banggai kurang Lebih 3 Minggu.
  6. Menghimbau Kepada Perusahaan Perusahaan Besar di Kab. Banggai untuk Mengadakan APD dan Sejenisnya untuk penanggulangan Covid19.
  7. Kemudian Rumah Zakat Membantu Hand Sinitizer, Makanan dan Minuman Untuk Tenaga Kesehatan Di RSUD.
  8. Pemerintah juga telah Mengeksersise Perjalanan Dinas Organisasi Perangkat Daerah antara 10 sd 15 %
  9. Pemerintah Telah merencanakan Stimulus Ketahanan Pangan akan tetapi belum di lakukan karna perlu duduk bersama Legislatif untuk membahas ini.
  10. Kami juga telah Menginstruksikan kepada seluruh Jajaran Camat untuk melakukan Pemantauan dan pengawasan Terhadap masyarakat yang keluar dan masuk di Wilayah Kecamatan.
  11. Pemerintah Telah mengeluarkan Surat Edaran untuk Menutup Daerah Perbatasan, yaitu Daerah Kecamatan Nuhon yg berbatasan dengan Kab. Tojo Una una dan Kec. Toili Barat yang berbatasan Dengan Kab. Morowali Utara.
  12. Pemerintah Telah Melakukan Penyemprotan disinfektan untuk beberapa wilayah dalam kota luwuk dan beberapa kecamatan lainnya.
  13. Pemerintah juga telah membuat Bilik Sterilisasi dan meletakkannya di Bandara Udara SAA Luwuk, Pelabuhan Luwuk, pelabuhan Penyebrangan pagimana dan melakukan Pemantauan dengan ketat di 3 pintu masuk itu.
  14. Pemerintah memberikan instruksi kepada seluruh OPD dan Kantor swasta Untuk membuat Tempat cuci tangan di pintu masuk Kantor.
  15. Pemerintah Telah Melakukan Pasar Murah Mobile kerjasama Bulog, Satgas Pangan Kepolisian, dan TIM TPID yang di diatribusikan langsung ke Kelurahan dan Desa.
  16. Pemerintah telah malakukan Operasi Pasar , Mengecek Dan menekan Harga Pasar dngan Cara melakukan Pasar Murah di beberapa titik dalam kota luwuk, serta memantau dan mengevaluasi harga Pangan di pasaran.
  17. Menghimbau dan mensosialisasikan dengan masif kepada masyarakat terkait Himbauan Pia Na Kintal Suani, Yaitu menanam Bawang Rica tomat di pekarangan rumah masing masing untuk antisipasi Dampak covid19 yang meluas.
  18. Pemerintah juga telah bekerja sma Dengan Aparat Kepolisian dan TNI untuk Menjaga Sembako keluar Daerah, dengan cara menjaga perbatasan dan menahan Bahan pangan yang keluar daerah.
  19. Pemerintah juga melalui Dinas TPHP dan Dinas Ketahanan Pangan telah Mengadakan Bibit Bibit Produktif yang akan di bagikan kepada masyarakat sebagai tindak lanjut dari program Pia Na Kintal Suani.
  20. Pemerintah telah bersurat kepada perbankan dan Perusahaan lising untuk meminta agar kredit masyarakat jangan dikejar, agar diberi kelonggaran dan dispensasi, Pihak Lising jangan Mengambil Paksa Kendaraan Bermotor Masyarakat sesuai dngan statement Presiden RI.
  21. Sesuai Hasil Rapat Komisi 2 dan Kemendagri bahwa Pilkada di Tunda pelaksanaannya, Olehnya Pemerintah Akan Merevisi MOU Dana Hibah Pilkada, Dan akan Membahasnya bersama DPR untuk di Relokasi Ke Kegiatan Penanganan dan Pencegahan Covid19.

Dan bebrapa Program lainnya yang telah dilaksanakan Oleh Pemerintah.

Bupati Banggai Dr. Ir. H. Herwin Yatim,MM berharap kepada DPRD Kab. Banggai untuk mensuport dan memberikan masukan terkait langkah langkah strategis lainnya yang kita butuhkan dalam rangka Penanganan Covid 19 ini agar lebih terstruktur dan sistematis. Kepala Daerah Memang di mandatkan oleh Instruksi Presiden Untuk Mengambil Langkah Relokasi Anggaran, Akan tetapi Kita harus Bicarakan Bersama Antara Pemerintah dan DPRD sehingga Kebijakan Penanganan Covid19 yang di ambil Oleh Pemerintah Kab. Banggai adalah Kebijakan bersama Eksekutif dan Legislatif dan kita Pertanggung Jawabkan Bersama Ucap Bupati.

Di akhir Rapat Ketua DPRD Kab. Banggai Menyampaikan Sebagai Usulan DPRD Kab. Banggai kepada Pemerintah Yaitu DPRD Kab. Banggai Mengusulkan Kepada Pemerintah Agar Segera Melakukan Refocusing Anggaran dan Pergeseran Anggaran Penanggulangan Covid19, Sehingga Nantinya DPRD bersama Tim Tekhnis Pemerintah akan membahas Rincian Kegiatannya.

Semoga Apa Yang telah dilakukan Oleh Pemerintah Kab. Banggai selalu mendapatkan Berkah Oleh Allah SWT. Dan Masyarakat Kab. Banggai Selalu dalam Lindungannya. Amiin.

Sumber informasi: Humas Pemda kabupaten Banggai Sulawesi tengah

(Sub. Bagian Dokumentasi Pimpinan)

Di Teruskan : Media Globalinvestigasinews.com
Andi Har