Berita  

“Entah Apa Yang Merasukimu” !! Tak Hiraukan Himbauan Aparat, Puluhan Pelajar Digiring Ke Mapolres ??

 14 total views,  1 views today

Entah Apa Yang Merasukimu!!?? Tak Hiraukan Himbauan Aparat, Puluhan Pelajar Digiring Ke Mapolres

GINEWS-MERANGIN, Seakan sudah tidak peduli lagi dengan kondisi dan situasi yang terjadi. Puluhan pelajar SMA/sederajat melakukan aksi corat-coret dan konvoi kendaraan.

Aksi ini dilakukan tanpa menghiraukan himbauan pemerintah, dimana saat ini pemerintah disegala lini tengah disibukkan dengan giat pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19.

Sebelumnya aksi corat-coret seragam sekolah serta konvoi ini sudah sempat dibubarkan di wilayah Kecamatan Tabir. Akhirnya kelompok pelajar ini berpindah menuju pusat Kota Bangko dan bergabung dengan sekolah lain.

Pelajar yang sudah bergabung dari beberapa sekolah ini berkumpul di Jam Gento. Namun aksi pelajar yang banyak mendapat cibiran dari warga ini harus berakhir di Polres Merangin.

Dipimpin oleh Kabag Ops Polres Merangin KOMPOL Pamenan, S.H, di dampingi oleh Kasat Shabara, Kasat Narkoba, Kasat Lantas, Kbo Intelkam, Kbo Lantas, Personil Polres Merangin dan personil Sat Pol PP Kab. Merangin. Melakukan penindakan terhadap pelajar SMA yang melakukan aksi Corat – Coret Baju Sekolah dan konvoi kendaraan.

Kapolres Merangin AKBP M.LUTFI melalui Kabg Ops Polres Merangin Kompol Pamenan, mengatakan jika Polres sudah menyurati beberapa sekolah agar tidak ada aksi perayaan kelulusan siswa.

“Namun hari ini kita lihat masih banyak pelajar yang membandel. Dapat laporan langsung kita bubarkan , dan sebagian ada yang kita amankan di Polres Merangin”. Ungkapnya.

Dari data yang diperoleh, ada 37 siswa maupun siswi dari sekolah yang berbeda yang berhasil diamankan Aparat Gabungan ke Mapolres. Setelah didata mereka diberikan pembinaan, membuat perjanjian tertulis.

Pihak Keamanan juga melakukan pemanggilan kepada semua orang tua siswa yang diamankan petugas, untuk diberikan arahan dan himbauan. sementara itu untuk kendaraan roda dua yang digunakan pelajar juga dilakukan tindakan penilangan sebanyak 26 unit.
(dEniRio)