Berita  

Penjelasan Dunia Pendidikan Oleh Kadisdik Pemalang

 19 total views,  1 views today

Penjelasan Dunia Pendidikan Oleh Kadindik Pemalang

PEMALANG-JATENG
Suasana dengan adanya isu (Covid-19) atau Corona bersama Mualip, S.Pd.MM selaku Kepala Dinas Pendidikan/Kadindikbud Pemalang beserta Kepala Sekolah/KS SMP 1 Comal.
Pada sore hari ini Rabo (08-04-2020)
Kebetulan sedang piket di Posko Penanggulangan (
Covid-19)
atau Corona di Pendopo Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah.

Atas keprihatinan
di dunia pendidikan khususnya di tingkat TK dan SD serta SMP Se Kabupaten Pemalang.

Berdasarkan surat edaran nomor 2 atau 3 tahun 2020 tentang pencegahan dan penanganan (Covid-19) di lingkungan Kemendikbud pada satuan pendidikan.

” Keterkaitan antara ujian Nasional dengan ujian sekolah sudah dihapus akan tetapi ujian sekolah tetap dilaksanakan. Hanya menggunakan opsi pilihan dan tidak menggunakan sekolah dengan cara by paper tertulis nah pilihan yang kita ambil nanti.
Menggunakan rata-rata lima semester terakhir.

Itu jadi nilai ujian sekolah dengan syarat ketentuan seperti sudah ditemukan belajar di rumah dari semester awal tidak punya power semester awal sampai semester lima atau semester terakhir.
Berarti itu kelas empat dan lima hingga enam.
Untuk SMP berarti tujuh rata-rata lima semester itu nanti tolak ukur kelulusannya ada kriteria minimal perubahannya termasuk mendasari proses penilaiannya dari mutu pendidikan dan digunakan sebagai salah satu syarat untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kalau SMP digunakan untuk melanjutkan sejak lebih tinggi yaitu dengan jalur prestasi ditambahi jalur non akademik kalau SD sudah ada.
Kemudian yang sekolah berstandar Nasional itu tidak dihapus tapi diganti opsi lain.
yaitu dengan menggunakan rata-rata itu opsinya banyak sebenarnya ada tiga boleh pakai penuh boleh pakai ujian langsung dengan online boleh
menggunakan penugasan porto folio penugasan boleh menggunakan tugas- tugas lain yang bener kayaknya dipenuhi online kami kemarin mencoba mengkaji pakai online itu kendalanya juga ada satu sarana prasarana kepada siswa atau orang tua siswa.
Kami tidak menjamin semuanya.
Masa kita mau ujian sekolah kemudian saya nyuruh orang tua siswa beli laptop.
Itu tidak mungkin. kemudian yang kedua nanti tidak terlalu optimal ujian online Mohon maaf ya apa kita memastikan bahwa ujian online itu pasti jujur yang
dilaksanakan oleh siswa.
Kan tidak bukan berarti kami mencurigai kepada apa yang dilakukan oleh siswa masing-masing.
Dan kami sudah menghimbau sebelum ada nya isu wabah (Covid-19) atau Corona khususnya sekolah SD dan SMP kepada rekan-rekan Guru atau Kepala Sekolan masing-masing Se Kabupaten Pemalang.
Ditiadakan kegiatan study tour dll.
Kemudian dalam kondisi seperti ini dengan adanya isu wabah (Govid-19) atau Corona kita mendasari maklumat dan menunggu ketentuan dari Kemendikbud. Ujar Mualip.

Kami selaku Kepala Sekolah apa yang selama ini menggunakan peningkatan applikasi online seperti WhatsApp dll merasa terbantu, imbuh nya.(A’IDIN, ST)(M.Sulton Red Ginews)