SAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN, PEMERINTAH TERBITKAN MAKLUMAT BERSAMA

oleh -3 views

SAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN, PEMERINTAH TERBITKAN MAKLUMAT BERSAMA

Antisipasi Penyebaran Covid-19 Dalam Melaksanakan Ibadah Bulan Suci Ramadhan

GlobalInvetigasiNews.com- Merangin, Menyambut Bulan Suci Ramadhan ditengah-tengah situasi pendemi covid-19 saat sekarang ini, Sesuai keputusan dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Merangin mengeluarkan Maklumat Bersama.

Maklumat Bersama ini merupakan hasil rumusan dalam rapat yang diikuti oleh Pemerintah Kabupaten, Polres,Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), PD Muhammadiyah, PC Nahdatul Ulama (NU), Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Lembaga Adat (LAD) Kabupaten Merangin pada selasa 14 April lalu.

Dasar maklumat ini adalah

  1. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor : 11 Tahun 2020 Tentang Penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat covid-19
  2. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor : 12 Tahun 2020 Tentang Penetapan Bencana non alam penyebaran covid-19
  3. Surat edaran Menteri Agama RI nomor : 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H ditengah pandemi wabah covid-19
  4. Fatwa Mejelis Ulama Indonesia (MUI) nomor 14 Tahun 2020
  5. Keputusan Bupati Merangin bahwa penyebaran covid-19 di Kabupaten Merangin sudah berada dalam status tanggap darurat
  6. Hasil rapat terbatas penyelenggaraan ibadah di masjid di tengah pandemi wabah covid-19 dan persiapan menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri pada tanggal 14 April 2020

Dalam Maklumat Bersama tersebut terdapat panduan dan arahan bagi umat muslim yang ada di Kabupaten Merangin dalam menjalankan ibadan di Bulan Suci Ramadhan ini.

Terdapat 9 poin isi dari Maklumat tersebut yang akan disampaikan kepada seluruh Camat dan Kepala Desa dalam Kabupaten Merangin.

Adapun isi dari Maklumat tersebut adalah:

  1. Sholat Fardu 5 (lima) waktu dan sholat sunnat tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah.
  2. Bagi yang akan melaksanakan sholat fardu 5 (lima) waktu dan sholat sunnat tarawih di masjid wajib memperhatikan protokoler kesehatan sebagai berikut:
    • Jamaah sholat wajib memakai masker dan mencuci tangan sebelum masuk dan keluar masjid
    • Jamaah sholat membawa sajadah dari rumah masing-masing dan tikar masjid tidak digunakan
    • Menjaga jarak dan kontak fisik antara sesama jamaah sholat 1(satu) meter dengan tetap menjaga kekhusukan sholat
    • Pengurus masjid dan musholla menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun serta senantiasa menjaga kebersihan masjid dan melakukan penyemprotan disinfectan/cairan pembersih lainnya
    • Pengurus masjid memeriksa kondisi jamaah yang sakit atau dari luar daerah melibatkan puskesmas/Tim Kesehatan Desa.
  3. Umat islam wajib menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan dengan baik berdasarkan ketentuan fiqih ibadah
  4. Tidak melakukan kegiatan sahur dan buka puasa bersama dalam jumlah massa yang banyak baik oleh lembaga pemerintah, swasta, ormas, masjid dan musholla.
  5. Tilawah atau tadarus AlQuran dilakukan di rumah masing-masing berdasarkan perintah Rasulullah SAW untuk menyinari rumah dengan tilawah AlQuran
  6. Kegiatan keagamaan yang melibatkan massa/jamaah banyak dalam bentuk tablig dan ceramah baik dalam lembaga pemerintahan, swasta, ormas, masjid maupun musholla ditiadakan dan tidak ada kegiatan kultum/ceramah diantara sholat Isya dan Tarawih.
  7. Dalam menjalankan ibadah Ramadhan, seyogyanya masing-masing pihak turut mendorong menciptakan dan menjaga kondusifitas kehidupan beragama dengan tetap mengedepankan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariya
  8. Senantiasa memperhatikan instruksi pemerintah pusat dan daerah setempat terkait pencegahan dan penanganan covid-19
  9. Maklumat ini berlaku untuk seluruh Wilayah Kabupaten Merangin dan selama pandemi wabah covid-19, dn apabila telah berakhir maka ketentuan ibadah dilaksanakan sebagaimana biasanya.

Dalam maklumat tersebut dihimbau kepada seluruh Camat, Kepala Desa/Lurah, Ketua RT/RW, Pengurus masjid/musholla, dan petugas keamanan (Babinkamtibmas, Babinsa, Hansip) di setiap Kecamatan Desa/Kelurahan untuk mensosialisasikan melalui pengumuman atau baleho di masjid dan musholla serta mengawsi berjalannya Maklumat Bersama ini di wilayah masing-masing.
(dEniRio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *