Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja Anggaran 2020 dan Percepatan Anggaran 2021

  • Bagikan

Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja Anggaran 2020 dan Percepatan Anggaran 2021.

Majene Sulbar,globalinvestigasinews.com,Untuk menyatukan persepsi terkait capaian kinerja pelaksanaan anggaran meliputi APBN dan APBD yang dilaksanakan oleh OPD Majene tahun anggaran 2020 serta percepatan pelaksanaan anggaran tahun 2021, dilaksanakan Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja Tahun 2020 dan Percepatan Anggaran 2021. Acara tersebut dihelat di Aula kantor KPPN Majene sekira pukul 09.00 Wita.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pembendaharaan Provinsi Sulbar Imik Eko Putro menyampaikan, untuk APBD kabupaten Majene belanja sampai dengan triwulan ke III tercatat sebesar Rp.509,06 Milyar dari pagu sebesar RP. 989,45 atau 51,45 %. Pendapatan Pemda Majene sampai dengan triwulan ke III tercapat sebesar 69,34 %atau 632,45 M dari target sebesar 912,088 M. Mengingat tahun 2020 menyisahkan waktu satu bulan dengan 20 hari efektif, diperlukan kerja keras dan effort lebih, agar realisasi anggaran dapat terserap maksimal dan menimpublkan multiplier effect untuk kesejahteraan masyarakatdi Provinsi Sulawesi Barat umumnya dan Majene khususnya. Ia juga berharap di tahun 2021, untuk mempertahankan hal-hal baik yang telah dilakukan.” memperbaiki kesalahan yang terjadi untuk menjadi pembelajaran” pungkasnya.

Pjs Bupati Majene H.M Natsir dalam sambutannya mengatakan pandemi covid 19 menjadi cobaan berat dan menjadi tantangan bagi Kabupaten Majene. Pemda telah bekerja keras agar belanja APBD semakin terakselerasi, khususnya di akhir tahun 2020 ini. Ekonomi nasional, Sulbar dan Majene juga sangat tergantung akan peran aktif dan kerja keras stakeholder terkait. Apalagi baik Majene dan Sulbar umumnya, masih sangat tergantung dengan kontribusi dari transfer daerah dan dana desa (TKDD) dari pemerintah pusat. TKDD Sulbar menyumbang 87 persen dari seluruh pendapatan APBD. Khusus APBD Majene posisi TKDD dari APBN mencapai 85 persen.
dari kondisi tersebut sebut Natsir, tergambar bahwa pendapatan PAD Majene belum mampu membiayai aktivitas pembangunan secara ekspansif. Olehnya itu ia berharap perhatian dan kerjasama seluruh OPD beserta jajaran untuk mengoptimalkan alokasi anggaran yang telah disediakan oleh Pemerintah pusat. ” saya meminta agar anggaran tahun 2021., khususnya yang berasal dari TKDD , untuk segera disiapkan pelaksanaanya sedini mungkin awal tahun 2021″ ucapnya.

( Bang Rus )

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: