DPD LI BAPAN Prop. Lampung Soroti Dugaan “Korupsi” Dana Desa Tahun 2018 – 2019 dan Penyimpangan BLT-DD di Kampung Kekatung ?!

  • Bagikan

GlobalInvestigasi.com
Tulang Bawang.
Kampung Kekatung adalah salah satu Kampung dari 12 Kampung yang ada di Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.

Dana Desa yang di kucurkan dari pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah Tulang Bawang di teruskan ke Kampung Kekatung seyogyanya untuk Pembangunan sarana dan Prasarana, disamping itu ada Pemberdayaan Masyarakat dan Pembinaan kemasyarakatan yang ikut di anggarkan di dalam pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Tetapi sungguh ironis Dana Desa (DD) tahun 2018 dan 2019 di Kampung Kekatung khususnya Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat diduga di Korupsi oleh Oknum Kepala Kampung yang bernama Sambudi.

Untuk penyimbangan di dalam Pemberitaan yang akan di sajikan kepada publik, awak media berusaha menghubungi nomor telpon (Hp) dan WhatsApp (WA) Sambudi oknum Kepala Kampung Kekatung, menurut Sambudi,
” Saya lagi di laut, lagi mancing”
Via WhatsApp kepada awak media.
Jum’at, (05/12/2020).

Selanjutnya awak media mendatangi rumah juru tulis atau Carek Kampung Kekatung yang bernama Sugiri. Dirumah Sugiri, awak media ditemuin oleh istri Sugiri yang mengatakan
” Bapaknya lagi di Pondok Pesantren di ujung Prapatan sana, dan bapak juga tidak bawa handphone”
ketika awak media bertanya kepada istri Sugiri, siapa Kaur Pembangunan Kampung Kekatung, “Saya kurang tahu dan tidak mengerti”, jawab istri Sugiri lagi.

Hasil liputan awak Media di Kampung Kekatung, terlihat jelas di duga terkesan sangat besar seperti Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sistem Pembuangan Air Limbah (Drainase, Air limbah Rumah Tangga)tahapan ke 2 (dua) Kegiatan tahun 2018 Anggaran Realisasi Sistem Pembuangan Air Limbah (Drainase, Air limbah Rumah Tangga)
Rp. 214.900.000.-
Taman bermain yang di bangun dengan anggaran Dana Desa Tahun 2019 yang menghabiskan
Rp. 72.000.000. disamping lapangan sepak bola, tidak terurus penuh dengan semak belukar dan diduga terkesan asal-asalan dalam pembangunannya.

ketika awak media bertanya kepada warga kampung Kekatung yang inisialnya Gj dan diminta di rahasiakan identitas nya, menjelaskan :
“Kampung Kekatung dari dulu ya begini- begini aja mas, tidak ada kemajuan yang menonjol, malahan ada warga penduduk asli Kampung Kekatung tahun ini tidak mendapat bantuan apapun, apakah itu Bansos,PKH BPNT dan lain-lain.”
ketika awak media bertanya kembali apakah tidak mendapat BLT-DD dari Kampung.
“Boro-boro mas, ibu itu suami nya sakit-sakitan, sudah memohon ke aparatur Kampung Kekatung, tetapi tidak di tanggapi” jawab warga yang berinisial Gj itu lagi.

Banyak nya temuan awak media ketika meliput di Kampung Kekatung, yang di Duga ada Penyimpangan Dana Desa dan Dugaan Korupsi Dana Desa berjamaah tahun 2018,2019 dan 2020.

Terkait hal Ini Kepala Badan DPD LI BAPAN Provinsi Lampung, Junaidi mengatakan, “Sangat disayangkan masih ada Kepala Kampung yang diduga tidak ada hati Nurani tidak memperhatikan warganya yang terdampak Covid-19 , BLT-DD diduga disunat ?!. Dana Desa Tahun 2018 – 2019 dan 2020 diduga keras di Korupsi secara berjama’ah.

Saya berharap kepada pihak Inspektorat Tulang Bawang dan pihak Penegak Hukum bisa mengaudit dan memeriksa kepala Kampung Kekatung secepatnya.

Bersambung.

(Team J/A)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: