Webinar Series Tentang Ecosociopreneur Talk oleh HIMA Prodi Pendidikan Biologi STKIP YPM Bangko Bekerjasama Dengan Ecosociopreneur Indonesia

JAMBI — Merangin — Ginewstvinvestigasi.com – Webinar ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT RI ke-76 tahun.
Diskusi yang digelar secara virtual Ini mengangkat tema : “Memaknai Arti Kemerdekaan Bagi Kaum Muda”. Minggu (15/08/2021)

Webinar ini menghadirkan para narasumber seperti, Putri Lisya Anggraini selaku Founder Ecosociopreneur Indonesia, Andriawan Abdi selaku Founder Sudut Lombok. Kemudian Andi Rizky dan Nur Rina Maskayanti selaku Founder Banua Mentor, Abrar Ashari Siregar selaku Founder dari Maga Enterprise. Sebagai Moderator dalam diskusi tersebut yaitu Yan Patar Pandiangan selaku Founder Toba Chips Indonesia.

Diskusi berlangsung sangat menarik dimana fokus pembahasan adalah tentang peran Pemuda dalam memaknai Kemerdekaan Indonesia yang mana dengan adanya era bonus demografi tentunya Indonesia memiliki kesempatan yang sangat besar menjadi sebuah negara maju

Putri Lisya Anggraini selaku founder Ecososiopreneur Indonesia mengatakan pentingnya kesadaran pemuda di era sekarang ini khususnya dalam memaknai kemerdekaan Indonesia.
“Sebagai pemuda sangat penting bagi kita untuk memaknai kemerdekaan Indonesia ini sebagai tanggung jawab untuk kita dapat menyadari keberagaman di lingkungan kita,” ungkap Lisya.

Pada materi yang di paparkan oleh Rizky dan Nur Rina Maskayanti selaku Founder Banua Mentor, menjelaskan betapa pentingnya pemahaman pemuda tentang arti dari kemerdekaan yang sesungguhnya.
“Merdeka sama dengan kita mengambil peran. Kemerdekaan yang kita rasakan Sekarang ini Harus kita maknai dengan peran yang kita ambil. Merdeka itu harus bisa di nikmati semua orang terlebih orang-orang yang di sekitar kita melalui perbuatan usaha yang kita lakukan,” tutur Rizky dan Nur.

Memiliki pandangan yang hampir sama dengan dua pemateri sebelumnya, Abrar Ashari Siregar selaku Founder Maga Enterprise menekankan kepada pentingnya implementasi yang dilakukan oleh para pemuda khusunya dalam membagun desa dan masyarakat yang ada disana.
“Sebagai Pemuda kita harus mengimplementasikan hal-hal yang bisa memberikan manfaat untuk banyak masyarakat. Sebagai Pemuda Kita harus bisa membuktikan melalui usaha yang kita lakukan. Membangun desa dengan pendekatan yang dan strategi yang cocok kita terapkan di daerah tempat kita tinggal akan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di desa tersebut,” ungkap Abrar.

Narasumber terakhir yaitu Andriawan Abdi selaku Founder dari Sudut Lombok dan Grayatani dalam pemaparannya semakin menguatkan bahwasanya dalam memaknai kemerdekaan Indonesia perlu adanya upaya membangun desa melalui pemuda. Andriawan Abdi sendiri adalah pemuda yang memilih kembali ke kampung halamannya setelah menyelesaikan pendidikanya di kota dengan tujuan untuk membangun desanya dan juga masyarakat yang ada di lingkungannya.

“Indonesia terdiri dari banyak desa dan jika orang-orang yang berkompeten hanya tinggal dikota, maka desa akan semakin tertinggal dan kesenjangan akan semakin meningkat. Oleh karena itu jangan malu pulang kampung untuk membangun desa,” tegas Abdi.

Diskusi sendiri akhirya ditutup oleh moderator yaitu Yan Patar Pandiangan selaku Founder Toba Chips Indonesia dengan pembacaan kesimpulan dan penutup.
“Desa atau Kampung adalah masa Depan yang harus kita jaga, Lestarikan, dan Berdayakan karena kita tidak mewarisi bumi ini dari orang tua kita melainkan kita meminjamnya dari anak cucu kita,” ungkap Yan Patar.
( HD + GINEWS TV INVESTIGASI )