Harga Bahan Pokok Dipekan Kebun Tiga Seumadam Relatif Stabil

Aceh- Aceh Tamiang- Global Investigasi news co.id -Pasar Tradisional merupakan pasar di mana kegiatan penjual dan pembelinya dilakukan secara langsung dalam bentuk eceran dalam waktu sementara atau tetap dengan tingkat pelayanan terbatas.

Pasar tradisional merupakan pasar yang berkembang di masyarakat dengan pedagang asli pribumi.
Pasar tradisional biasanya muncul dari kebutuhan masyarakat umum yang membutuhkan tempat untuk menjual barang yang dihasilkan.

Sedangkan konsumen yang membutuhkan barang tertentu untuk kebutuhan hidup sehari-hari bisa mendapatkannya di situ.

Awak media global investigasi news biro Aceh Tamiang mencoba menelusuri harga kebutuhan bahan pokok di Pekanan Kebun Tiga Seumadam kecamatan kejuruan muda.Rabu, (18/08/2021).

Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa pasar Pekanan di kebun tiga ini telah lama ada dan selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung. Dipasar pekan juga menjual berbagai macam jenis barang yang dijual, ada bahan pokok dan lai-lain.

Salah satu pedagang bernama Wahyu (38) saat di konfirmasi oleh awak media global investigasi news mengatakan harga sembilan bahan pokok masih dalam kondisi stabil seperti cabai hijau kecil perkilonya Rp.28.000.-, cabai merah Rp.40.000.-, Cabai kecil rawit Rp.30.000.-, Bawang Merah Rp. 28.000.-, Bawang Putih Rp.30.000.-.

Sementara itu pedagang sayur mayur yang awak media konfirmasi ya Rosmanizam mengatakan bahwa harga sayur mayur juga relatif stabil dimana harga sayur diantaranya Kangkung Per Ikatnya dijual Rp.2.000.-Daun Ubi Per Ikatnya Rp.2.000.-, Sawi Hijau Perikat Kecil Rp.6.000.-,Kacang panjang per Ikatnya Rp. 8.000.-, Toge per kg nya Rp. 8.000.- Kentang Kecil Per Kg nya Rp. 4.000.-, Terong Ungu per Kg nya Rp. 6.000.-.

Dari hasil konfirmasi yang dilakukan hampir semua pedagang berharap kepada pemerintah daerah dan pusat tolong perhatikan keadaan kami yang saat Pandemi seperti ini.dimana hari ini penghasilan sangat menurun, jadi sekali lagi kami mohon bantuannya untuk menambah modal usaha kami, harap para pedagang. (E/RE).