“Kepala Badan LIBapan Provinsi Lampung Meminta Inspektorat Mesuji Usut Tuntas Dugaan Korupsi 20 Desa di Kecamatan Mesuji Timur ?!”

 67 total views,  2 views today

Mesuji
Ginewstvinvestigasi.com
Banyaknya Pemberitaan terkait Pembagian dana Publikasi ,Menui konflik dari kalangan media dan desa yang di bagikan di balai desa melalui kepengurusan Forum APDESI Desa Wonosari ,kecamatan mesuji timur ,kabupten mesuji

Diduga banyaknya awak media yang mengeluh ketidak sesuwaian apa yang di terima dan banyaknya media online dan cetak yang tidak terbayarkan ,dikatakan narasumber awak media salah satunya awak media cetak,dimana sudah memberikan kewajibanya yaitu koran cetak tabloit beserta ,Kwitasi,BKP,Perjanjian kerja sama,pengajuan kerja sama,semuanya sudah terbagikan baik secara perdesa dan terkolektif ,namun siapa sangka saat akan meminta haknya pun ,tidak terbayarkan ,bahkan kalau kalau tidak terbayarkan ia sempat meminta kembalikan apa yang di berikan selaku kewajibanya namun tidak di dapat ,baik ketua Forum APDESI dan selaku sekertaris dengan jawaban yang sama alasan uangnya habis ,ucap pengurus APDESI

Terkait viralnya Pemberitaan Selaku Kepala Badan LiBapan Provinsi Lampung “Junaidi, akan menindak lanjuti ,dalam hal ini sangat amat disayangkan akan adanya Pembagian dana Publikasi, yang diduga sangat carut marut , diduga dalam Pembagian dana Publikasi ,adanya oknum kepala desa serta pihak pihak yang memanfaatkan dalam Pembagian dana Publikasi satu pintu ini ” jelasnya

Selanjutnya di sampaikan junaidi ,dalam waktu dekat ini bersama tim lembaga libapan Akan turun ke lapangan dalam halnya investigasi serta melengkapi bukti dan data dari berbagai narasumber guna untuk menyampikan pelaporan serta akan mengunjungi Inspektorat dalam halnya koordinasi dan menyampikan laporan secara lisan dan tertulis ,salah satunya terkait ,pengangaran dana Publikasi disetiap desa yang ada di 20 desa ,dan sekaligus konfirmasi tentang berapa diangarkannya untuk 1(satu) media untuk pelaporan surat Pertanggung jawaban (SPJ) masing – masing desa di Inspektorat sebagai pelaporan ” tegasnya

Pasalnya berdasarkan viralnya pemberitaan dan nara sumber didapat ,untuk 1 media d bayarkan Rp.600/700.000 sekitar 80 media yang di bayarkan saat itu ,kalau di kalkulasikan kurang lebih hanya Rp. 65.000.000

Berdasarkan Data informasi keterbukan publik adanya laporan dana desa khususnya yang ada di kecamatan mesuji timur, adanya dana Publikasi untuk 1(satu) desa diduga mengangarkan mulai dari 10 juta sampai 20 juta untuk satu desa ,kalaupun di kalkulasikan 20 desa sekiranya kurang lebih mencapai Rp. Rp.300 juta dalam pelaporan setiap desa ,yang ada di kecamatan mesuji timur

Lebih lanjut di sampaikan junaidi sebagai kepala Badan LiBapan provinsi lampung ,demi terciptanya Indonesia bersih dari korupsi yang di lakukan oknum kepala desa terkait tentang Realisasi dana desa dalam pelaksanaan ,serta mengajak kepada organisasi lembaga lainya dan media yang ada , khususnya yang ada di kabupaten mesuji ,mari satukan tugas kita sebagai kontrol sosial, saling bekerja sama untuk bersama sama, memantu serta mengawal atas apa yang di alami rekan rekan kita yang diduga terzholomi oleh oknum oknum yang mementingkan kepentingan pribadinya,” ucapnya

Dalam hal ini junaidi beserta tim lembaga nya dan awak media akan mengawal serta berkoordinasi kepada pihak pihak terkait ,baik inspektorat dan instansi pemerintahan dan institusi Aparat Penegak Hukum (APH) agar sesegera menindak lanjuti hal semacam ini agar tidak terjadi di setiap desa, terkait penerapan dana desa benar benar ,bebas dari korupsi” tutupnya (*)

Tim