“PASANGAN SUAMI ISTRI, SANTIKO & MISNA WARGA DESA MENTAWAK PENYANDANG DISABILITAS, BUTUH KEPEDULIAN DAN PERHATIAN PENUH DARI PEMERINTAH SANGAT DIBUTUHKAN ?!”

Ginews TV Investigasi.Disabilatas adalah orang yang mengalami keterbatasan pisik,intelektual,mental atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam beriteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga Negara lainya berdasarkan kesamaan hak.

Berdasarkan Investigasi Awak Media Ginews ,Ini terjadi terhadap pasangan Suami – Istri bernama Santiko dan Misna Warga RT 06 Desa Mentawak Kec Nalo Tantan Kab Merangin Prov Jambi.

Keduaya adalah Penyandang Disabilitas permanen sejak lahir.
Santiko sebagai kepala Keluarga dengan serba kekurangan terhadap pisiknya harus berjuang keras untuk mencukupi kebutuhan rumah tangganya,dan sang Istri yang juga mengalami cacat pisik permanen (Penyandang Disabilitas) sejak lahir juga ikut berjuang membantu mengurus rumah tangganya,serta kebutuhan anaknya yang masih sekolah di SD/IT.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari dan biaya anaknya yang masih sekolah, Santiko bersama istri berjualan manisan kecil – kecilan di rumahnya.

Awak media secara langsung bertanya kepada sepasang suami istri tersebut tentang pekerjaan atau mata pencarianya selama hidup berumah tangga.
Santiko menjelaskan bahwa selama ini untuk mata pencarianya adalah Mengojek barang milik orang seperti minyak dan barang ,dan hasilnya di kumpulkan untuk buka usaha kecil – kecilan.

Dengan keadaan saudara seperti ini,saudara bisa memakai sepeda motor roda dua,apa saudara tidak takut jatuh?
“Abis gimana lagi,dengan terpaksa ini saya lakukan demi kebutuhan keluarga.”

Apakah saudara tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah?Santiko menjawab dengan jujur “Pernah dulu,pada saat mulai Corona sebesar Rp 600.000 (Enam Ratus Ribu Rupiah) sebanyak 3 kali,itupun atas nama istri saya Misna dan pengambilanya di kantor Pos.Untuk saya belum pernah”.

Mengapa saudara tidak dapat bantuan?bukankah saudara juga penyandang Disabilitas?”Mana saya tau,buktinya saya tidak pernah menerima hingga sekarang.”

Dari pemerintah bantuan apa saja yang pernah saudara terima? “Tidak ada,cuma itu saja,tapi Alhamdulillah selama saya hidup berumah tangga dan sampai di karuniai anak,saya dan istri tidak pernah meminta – minta.Selagi saya bisa bergerak dan sehat,walaupun pisik saya seperti ini,saya akan bekerja apa saja yang penting halal dan tidak meminta – minta”jawab Santiko.

Dalam keadaan saya seperti ini,saya tetap mensyukuri apa yang Allah berikan.

Apakah bantuan dari pusat seperti PKH atau BPNT saudara pernah menerimanya? “Tidak pernah,mungkin memang saya tidak di masukan data atau memang tidak terdata” .jawabnya.

Apa yang saudara dan keluarga inginkan atau harapkan dari pemerintah? “Karena keadaan saya dan istri saya seperti ini,kami sangat berharap bantuan dari Pemerintah baik provinsi atau pusat untuk modal usaha kami ini.
Selain itu,untuk mempermudah saya belanja dan membawa barang,saya berharap bantuan dari pemerintah berupa kendaraan roda tiga,itupun kalau pemerintah mau bantu.Tapi apapun bentuk bantuan yang akan di berikan kepada kami,kami akan sangat berterima kasih”.tambahnya.

Berdasarkan keterangan tersebut,dapat di simpulkan,bahwa dengan keadaan Santiko dan Misna sebagai keluarga penyandang Disabilitas,memang betul – betul sangat membutuhkan perhatian penuh dari pemerintah.Kepada Pemerintah melalui Kementrian Sosial agar turun langsung ke masarakat dan memberikan bantuan kepada masarakat yang benar – benar membutuhkan tanpa perantara,agar bantuan yang di berikan tepat sasaran.Bersambung

(Kaperwil Jambi Ginews tv Investigasi)