“Ngeri, Pipa Jembatan Penghubung Singkil – Kuala Baru Digondol OTK ?!”

Aceh Singkil – GlobalinvestigasiNews

Jembatan penghubung Desa Kilangan Kecamatan Singkil dan Desa Kayu Menang Kecamatan kuala baru Kabupaten Aceh singkil, yang meraih predikat sebagai jembatan terpanjang di, mendadak jadi sasaran Orang tak dikenal.

Jembatan yang dibangun dengan dana Otonomi Khusus (Otsus) dan memiliki fungsi penyeberangn vital sebagai jalur utama menuju Kecamatan Trumon Aceh Selatan ini besi penyangga sampingnya raib digondol otk, Jum’at (07/02).

Sejak besi pengaman di sisi kiri dan kanan jembatan itu raib, menjadi ancaman terhadap keselamatan pengguna jalan yang melintas diatasnya.

Sebelumnya nya jembatan itu menjadi simbol kemajuan, kini berpotensi membahayakan, baik dari sisi keamanan fisik maupun strukturalnya.

Seorang warga setempat berbagi keprihatinannya kepada awak media ini mengatakan,

“Ketika jembatan baru diresmikan, kenyamanan benar-benar terjamin.

Saat ini timbul rasa khawatir, siapa yang harus bertanggung jawab atas hilangnya pipa pengaman ini, ” ungkapnya.

Hingga ia menyoroti peran penting pemerintah dalam menjawab keresahan warga.

Momentum ini seharusnya memanggil pihak berwenang untuk segera menginvestigasi dan mengambil tindakan preventif sebelum keadaan semakin memburuk.

Warga meminta solusi cepat guna mengembalikan fungsi jembatan sebagai sarana aman bagi komunitas dan pengguna jalan, serta menegaskan pentingnya perlindungan aset Negara agar kejadian serupa tidak terulang.

Ia juga berpendpat, sebagai langkah tepat perlu dilakukan, seperti pemasangan CCTV di titik-titik strategis di sekitar jembatan.

Hal ini sangat penting guna pemantauan aktivitas yang mencurigakan sepanjang waktu, dan dapat membantu identifikasi pelaku dengan lebih cepat dan tepat jika terjadi tindakan pidana.

Tak kalah penting partisipasi masyarakat sekitar dalam menjaga keamanan lingkungan sendiri.

Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan solusi jangka panjang yang efektif.

Media telah melakukan kontak langsung dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Kabupaten Aceh Singkil.

Melalui pesan WhatsApp, Bapak Mufriansyah menyikapi laporan pencurian pipa besi pengaman jembatan tersebut, Ia merespons positif.

“ Baik terimakasih atas informasinya, nanti kami akan tindak lanjuti ke pihak yang berwajib.”ucap Mufriansyah.

Respon ini menjadi sinyal bagi masyarakat karena mendapatkan perhatian serius dari pihak PUPR (***)

(Htb)