Hilman Setiaji : Musrenbangkel Ketileng 2026 Prioritas Utama Akses Jalan Menuju Kantor Kelurahan Ketileng

Cilegon – Global investigasi News.com – Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) yang berlangsung di Aula kantor Kelurahan Ketileng Kecamatan Cilegon Kota Cilegon Senin (10/02/2025)

Hilman Setiaji, Lurah Ketileng, mengungkapkan bahwa Musrenbangkel kali ini dibagi menjadi dua tahap yang
melibatkan pembangunan melalui Dana Program Kelurahan (DPWKel), dan tahap kedua melalui Rencana Pembangunan Terpadu Kelurahan (RPTKel) yang berkoordinasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD),”ujar Hilman

“Fokus kami saat ini adalah pembangunan akses jalan menuju Kelurahan Ketileng. Kami sangat berharap Pemkot Cilegon, terutama di bawah kepemimpinan Wali Kota yang baru, bisa memberikan perhatian lebih terhadap proyek ini. Pelebaran jalan menuju Kantor Kelurahan Ketileng menjadi sekala prioritas utama,” Jelas Hilman.

Lebih lanjut Hilman, desain perencanaan pembangunan jalan telah selesai pada tahun 2024, dan kini tinggal menunggu proses pembebasan lahan yang terkendala beberapa masalah dengan masyarakat lingkungan.

“Kami sudah melakukan komunikasi dengan H. Erik Airlangga dari Fraksi Golkar untuk mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cilegon agar pembangunan jalan ini segera bisa diwujudkan,”kata Hilman

Hilman juga menyampaikan rasa keprihatinannya, karena akses jalan menuju kantor kelurahan tersebut telah lama tertunda akibat masalah pembebasan lahan.

“Kami merasa miris, karena sudah bertahun-tahun jalan ini belum dibangun. Tanah yang diperlukan untuk pelebaran jalan masih belum dibebaskan oleh masyarakat,” ungkap Hilman.

Maman Herman, Camat Cilegon, memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Musrenbangkel, meskipun Kota Cilegon menghadapi defisit anggaran akan tetapi Musrenbangkel harus dilaksanakan.

Meskipun ada kendala anggaran, Musrenbangkel tetap dilaksanakan. Ini adalah anugerah dari Allah yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Tidak hanya APBD Kota Cilegon, tetapi juga APBD Provinsi dan APBN yang harus disalurkan melalui Dewan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak pemangku kebijakan dan pemangku kepentingan,”
tuturnya

Maman juga menambahkan pentingnya kerjasama dalam mengatasi masalah-masalah kota, seperti banjir dan membuang sampah pada tempatnya itu harus kita tanamkan dari diri sendiri,”tegasnya

“Salah satu prioritas utama kita adalah pembebasan jalan yang sempit. Kita harus bersama-sama mengantisipasi banjir.

Dengan semangat gotong-royong, diharapkan pembangunan infrastruktur di Kelurahan Ketileng dapat segera direalisasikan demi kemajuan dan kenyamanan Kebersihan lingkungan sekitar,”tutup mamam Herman

(Rohim/Ben)