Menurut Kasepuhan Cisitu Olot, Uta “Penanganan Kasus Pembacokan di Gunung Curi di Polsek Bayah Terkesan Lamban ?!”

LEBAK, Global investigasi news.

Peristiwa terjadinya pembacokan terhadap Reno Herlambang Siswa SMKN 1 Cikotok Kelas XI, warga Kampung Tenjo Laut, RT.03/RW.04, Desa Kujangsari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, yang terjadi pada Rabu ( 11/02/2025 ) pagi sekira pukul 01:00,wib, yang telah dimuat di beberapa media online hingga saat ini belum ada titik terang.

Pasalnya, hingga saat ini pihak Kepolisian Sektor Bayah belum mampu mengungkap dan menangkap si pelaku pembacokan tersebut.

Padahal, informasi kejadian tersebut sudah viral di berbagai media sosial juga pemberitaan di bebera media online.
Kami dari awak media mengkonfirmasi pihak keluarga korban, mengatakan sejak adanya kejadian, pihak keluarga sudah membuat Laporan Polisi ( LP ) ke Polsek Bayah berikut menyerahkan barang bukti. Dan meminta kepada media untuk mengawal peristiwa hukum ini.

“Mengenai LP sudah di buatkan dari waktu kejadian juga, dan sudah di perkuat oleh orang tua kandungnya termasuk menyerahkan bukti-buktinya.

Menurut Kasepuhan Cisitu Olot Uta atau Abah yoyo yohenda menilai bahwa penanganan kasus pembacokan dinilai lamban atau tidak ada gerakan ,sehingga pelakunya sampai saat ini blm bisa di tangkap, Tolong bantu dikawal,” terang Kasepuhan Cisitu Olot Uta atau Abah yoyo yohenda , Di samping itu kasepuhan Cisitu yang juga sebagai penasehat Ormas jawara Banten Bersatu memerintahkan agar seluruh anggota ormas jawara Banten Bersatu agar mengawal terus kasus ini.

Untuk mendapat keterangan, tahapan penanganan peeistiwa pembacokan ini, Awak Media mencoba menemui Kapolsek di Mako Polsek Bayah, kebetulan lagi tidak ada di tempat, dan menurut keterangan petugas piket, Kapolsek Bayah tengah ada kegiatan di Polres Lebak, terangnya.

Selanjutnya awak media meminta keterangan tahapan terkait tindak pidana pembacokan tersebut melalui komunikasi pesan singkat WhatsApp kepada Kapolsek Bayah AKP Asep Mulyadi, dan hingga pemberitaan iniridak memberikan keterangan, pada dilihat dari info chating tersebut sudah dibaca.

Penangan kasus hukum yang terkesan lamban dilakukan oleh Polsek Bayah Polres Lebak ini mendapat tanggapan dari Ketua Oemas jawara Banten Bersatu DPC Bayah, Agus Ciney , Ia berharap agar Polsek Bayah dapat mengungkap dan memperoses kasus pembacokan ini secara tuntas, demi penegakan supermasi hukum juga agar menjadi edukasi dan memberikan efek jera bagi si pelaku atau bagi yang akan melakukan perbuatan seperti itu.

“Dengan terus terulangnya kejadian tawuran seper ini, saya berharap pihak Polsek Bayah bisa tegas dan dapat mengusut tuntas kejadian ini. Jangan sampai menjadi preseden buruk bagi Kepolisian Sektor Bayah, yang dikhawarirkan dapat menjadi contoh atau acuan yang tidak baik untuk masa depan, sehingga dapat menyebabkan dampak negatif atau tidak diinginkan.

Jangan sampai terjadi putusan atau kebijakan yang tidak tepat, sehingga menjadi acuan untuk kasus-kasus serupa di masa depan, dan dapat menyebabkan ketidakadilan atau ketidak pastian hukum,”

Selanjutnya Agus Ciney menambah kan kalau kasus ini tidak ada lanjut kami dari ormas jawara Banten Bersatu akan bergerak tinggal menunggu perintah dari kasepuhan Cisitu Olot Uta yang dalam hal ini Olot Uta atau Abah yoyo yohenda sebagai pembina dan penasehat di ormas jawara Banten Bersatu . ( WG)