Banyuwangi, 5 Juni 2025 – Panen raya jagung serentak Kuartal II yang berlangsung di wilayah perkebunan Glenfalok berhasil digelar dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi pemerintah daerah. Acara ini dihadiri oleh Kapolresta Banyuwangi, wakil bupati, perwakilan dinas pertanian, jajaran manajemen kebun Glenfalok, perwakilan Bulog, Kodim 0825 Banyuwangi, TNI AL, Forkopimka Glenmore, dan Pemdes Tegalharjo.
Acara panen raya ini juga terhubung secara virtual melalui Zoom dengan Presiden Republik Indonesia, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung program ketahanan pangan. Luas lahan yang dipanen mencapai 20 hektar dengan proses yang dilakukan secara bertahap.
Kabag SDM Polresta Banyuwangi, Kompol Akhmad Ali Masduki, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Kementerian menargetkan penanaman jagung seluas 650 hektare di wilayah KPH Banyuwangi. “Alhamdulillah, kami telah mencapai 667,30 hektare yang tersebar di wilayah Banyuwangi Utara, Barat, dan Selatan,” ungkapnya.
Dalam laporan data dari Dinas Pertanian, selama periode Januari hingga Mei 2024, panen jagung mencapai 117.265 ton, dengan kebutuhan hanya 29.438 ton, sehingga Kabupaten Banyuwangi masih surplus 87.818 ton. Untuk tahun 2025, panen meningkat menjadi 118.031,14 ton dengan surplus 88.753 ton.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, menekankan bahwa panen hari ini khusus untuk pembibitan dan bukan untuk konsumsi atau distribusi. “Kami panen seluas 10 hektar dengan estimasi hasil 6-7 ton per hektar,” jelasnya.
Kapolresta berharap kolaborasi antara Polri, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas dapat terus mendukung program ketahanan pangan dengan menggerakkan kolaborasi bersama pihak Perhutani dan PTPN. “Kami telah berhasil memanfaatkan lahan di Kali Puro dan berharap program ini terus berlanjut,” pungkasnya.
Ketahanan pangan terwujud ketika semua orang memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi. Keberhasilan panen ini menjadi langkah penting dalam memastikan ketersediaan, akses, pemanfaatan, dan stabilitas pangan di Kabupaten Banyuwangi.
Supri












