Brigif 4 Marinir/BS Gelar Panen Raya Padi Dukung Program Ketahanan Pangan dan Makan Gizi Gratis

Lampung, 22 Agustus 2025 – TNI AL, Korps Marinir melalui Brigade Infanteri 4 Marinir/BS (Brigif 4 Mar/BS) menggelar kegiatan panen raya padi di lahan ketahanan pangan milik Batalyon Infanteri 9 Marinir. Kegiatan ini berlangsung di Batu Menyan Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Jumat (22/8).

Kegiatan panen raya ini turut dihadiri oleh Komandan Brigif 4 Mar/BS, Kolonel Marinir Supriadi Tarigan, S.I.P., M.M., Komandan Batalyon 9 Marinir, serta kelompok tani binaan Yonif 9 Marinir.

Kolonel Supriadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AL dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui program makan gizi gratis yang telah berjalan selama enam bulan terakhir di lingkungan Brigif 4 Marinir.

“Hari ini kita melaksanakan panen raya padi jenis Ciherang seluas 22 hektar, dengan usia tanam sekitar 125 hari atau kurang lebih tiga setengah bulan,” jelas Danbrigif kepada awak media.

Ia juga mengungkapkan bahwa hasil panen kali ini cukup memuaskan, dengan produktivitas mencapai 5 hingga 7 ton per hektar. Cuaca dan kondisi irigasi yang baik turut mendukung hasil panen yang optimal.

“Alhamdulillah hasil panen tahun ini lumayan baik. Ini juga bukan kali pertama, karena enam bulan lalu kita baru saja melaksanakan panen raya bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Kementerian Pertanian, serta Forkopimda di lokasi yang sama,” tambahnya.

Selain sebagai bagian dari program ketahanan pangan, hasil panen ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penyediaan pangan bergizi bagi masyarakat di sekitar lingkungan Brigif 4 Mar/BS.

Danbrigif juga menyebutkan bahwa sekitar 70 orang masyarakat sekitar dilibatkan dalam pengelolaan lahan ketahanan pangan ini, di bawah koordinasi satuan Brigif 4 Marinir.

Menanggapi kebutuhan penyimpanan hasil panen, Kolonel Supriadi mengungkapkan harapannya kepada pemerintah, khususnya kepada Bulog dan Pemerintah Provinsi Lampung, agar dapat mendukung pembangunan gudang penyimpanan padi di wilayah Kabupaten Pesawaran.

“Kami berharap adanya bantuan pengadaan gudang penyimpanan agar hasil panen masyarakat dapat tersimpan dengan baik dan tidak mengalami kesulitan saat masa panen tiba,” tutupnya.

( Nasoba )