Berita  

Tanpa BPJS, Pasien Komplikasi di Pesawaran Tetap Dapat Pelayanan Maksimal dari Puskesmas dan Bidan Desa

PESAWARAN, LAMPUNG – Komitmen nyata dunia medis dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, kembali ditunjukkan oleh Puskesmas Bernung dan Bidan Desa setempat. Gerakan cepat (gercep) dan langkah tepat mereka dalam menangani seorang pasien komplikasi yang tidak memiliki BPJS Kesehatan patut mendapat apresiasi tinggi.

Pasien tersebut adalah Bapak Legimin, warga Dusun 10 Merkasi, Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Meski menghadapi kendala ketiadaan jaminan kesehatan, ia tidak menghadapi hambatan untuk mendapatkan perawatan.

Atas keluhan yang dilaporkan masyarakat, Ibu Susan, Kepala Puskesmas Bernung, langsung bergerak bersama Bidan Desa. Mereka memberikan penanganan medis langsung dan home care (perawatan ke rumah) kepada Bapak Legimin. Untuk memastikan kesembuhan pasien, tim medis juga melibatkan peran kader kesehatan dalam mengawasi dan memastikan pasien minum obat secara teratur.

“Ini adalah bentuk komitmen dan peran serta kami di dunia medis untuk memberi dan melayani kesehatan kepada masyarakat,” tegas Ibu Susan, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan adalah hak semua orang.

Langkah kolaboratif antara Puskesmas, Bidan Desa, dan kader kesehatan ini dinilai sangat efektif. Pendekatan home care tidak hanya memudahkan pasien yang mungkin terkendala biaya dan transportasi, tetapi juga memastikan pengobatan berjalan optimal berkat pengawasan langsung dari kader yang tinggal di lingkungan terdekat.

Kisah ini menjadi contoh nyata dan menggembirakan dari kerja keras tenaga kesehatan di garis depan (frontliner) yang mengutamakan kemanusiaan dan keselamatan pasien di atas segalanya.

Wisda