Berita  

Normalisasi Irigasi Way Bungur Dipertanyakan : “Papan Proyek Tak Ada, Sedimen Menumpuk di Pinggir Saluran ?!”

Normalisasi Irigasi Way Bungur Dipertanyakan: Papan Proyek Tak Ada, Sedimen Menumpuk di Pinggir Saluran

Lampung Timur – Proyek normalisasi saluran irigasi primer di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur, mulai menuai sorotan. Warga menilai pelaksanaan pekerjaan sepanjang ±8,3 km dari PG 12 Desa Taman Negeri hingga PG 18 Desa Tanjung Tirto tidak transparan.
Pantauan di lapangan, Jumat (26/9/2025), tumpukan tanah hasil pengerukan hanya dibiarkan di pinggir saluran dan sebagian menutup akses jalan warga. Selain itu, proyek tersebut tidak dilengkapi papan informasi, sehingga masyarakat tidak mengetahui detail anggaran maupun kontraktor pelaksana.
Korwil PU Way Bungur, IWN, saat dikonfirmasi mengakui bahwa dirinya juga tidak melihat adanya papan proyek maupun lokasi TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di sekitar pekerjaan. “Setau saya ini pekerjaan normalisasi irigasi, kontraktornya dari Bandar Lampung. Tapi papan proyeknya memang saya lihat tidak ada, begitu juga TPA-nya,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu warga berinisial ST mengatakan dirinya senang dengan adanya normalisasi irigasi, karena sawah kembali dialiri air. “Tapi kami kecewa karena tidak ada papan proyek. Harusnya jelas panjang pekerjaan, anggaran berapa, dan sumbernya dari mana. Selain itu, sedimen yang ditumpuk di tepi saluran juga mengganggu jalan,” ujarnya.
Proyek normalisasi irigasi sangat penting untuk mendukung sektor pertanian. Namun, tanpa transparansi informasi dan pengelolaan limbah yang benar, manfaatnya bisa berkurang dan menimbulkan masalah baru bagi masyarakat sekitar