Berita  

Para Tokoh Masyarakat Kaget dan Kecewa atas Laporan Wali Murid Terhadap Seorang Guru Pengajar SD Negeri 328 Sinunukan IV.

Mandailing Natal 19/10/2025 Global Investigasi News.com
Kabar berita terlapor nya dan panggilan dari Polres Madina untuk Iyusan Sukoco, SPD membuat geger masyarakat Kecamatan Sinunukan dan menjadi tanda tanya besar, hingga jadi pembahasan para tokoh masyarakat dan tokoh Pemuda Sinunukan.

Tokoh pemuda yang penuh dedikasi baik dan terbaik di Kecamatan, tak sekedar seorang yang berprofesi sebagai guru honorer sejak 2006, selama belasan tahun dan tahun 2022 baru terangkat menjadi guru P3K kak Sukoco yang juga seniman muda Wayang Kulit, dan Seni Budaya Jawa juga Kakak Pelatih Pembina Pramuka Kwarcab Madina.

Telah dilaporkan oleh wali murid yang bekerja sebagai karyawan di Bengkel PMKS PT PALMARIS RAYA desa Airapa kepihak Kepolisian Resor Mandailing Natal pada 24/09/2025
Kronologis kejadian perkara yang dilaporkan Parmin orang tua wali murid pada hari Selasa 23/09/2025 pukul 10 wib, saat latihan baris berbaris.

Pada awak media Gi news Sukoco menyatakan tidak ada kekerasan yang ia lakukan, saat itu lagi latihan baris berbaris, namun siswi tersebut selalu salah dalam gerakan yang bahkan bisa membahayakan diri siswi tersebut akibat salah langkah gerak. Dalam barisan dia tidak lurus, ia benarkan dengan sentuh kakinya , dan pipinya untuk fokus kedepan karena anak tersebut. Mungkin karena berkali-kali di tegur ia merasa malu hingga laporkan ke orang tuanya berbeda dengan realita di lapangan.

Awak media Gi news berusaha mencari informasi perihal kasus ini dan berbincang dengan beberapa siswa tempat sekolahnya diketahui Jihan Safitri tercatat di sekolah SD 328 Kelas V ini adalah siswa baru pindahan dari sekolah SD 330 Desa Airapa Kecamatan Sinunukan.

Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda sangat terkejut dengan berita telah dilaporkan nya seorang guru Iyusan Sukoco karena Rekam jejak Sukoco semua cukup paham orangnya yang amanah cukup peduli lingkungan baik dalam barisan terdepan untuk kegiatan sosial masyarakat, pelaku seni, dan budaya tanpa pamrih.

Tokoh masyarakat Kecamatan juga Humas Perusahaan saudara Khozin yang selalu dipanggil Koin pun merasa tak masuk akal bila ini dilakukan oleh seorang Sukoco, upaya mediasi yang dipimpin Bhabinkamtibmas Briptu Hasmar Rifai, Kades Sinunukan IV Triyanto, tokoh pemuda Sinunukan M. Yasin dan dari Banser NU Jumadi gagal,

Zainal Abidin ketua komite sekolah SD 330 sangat menyesalkan atas pengaduan orang tua dari siswa tersebut, seharusnya selaku orang tua sudah tahu karakter anak jangan semua yang disampaikan diterima mentah mentah, tegas Zainal Abidin. (MO).