Batola ,GINEWS com
Suasana haru hangat dan penuh keakraban mewarnai acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Kuala yang digelar di Rumah Makan Pawon Tlogo, Handil Bakti, Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan Kamis (30/10).
Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi turut hadir bersama Ketua DPRD Barito Kuala, jajaran Forkopimda, kepala SKPD, serta seluruh keluarga besar Kejaksaan Negeri Barito Kuala.
Acara tersebut menjadi momen penghormatan bagi Kajari lama, Yussie Cahaya Hudaya, sekaligus penyambutan pejabat baru, Andrianto Budi Santoso, yang akan melanjutkan tugas di Bumi lje Jela.
Dalam sambutannya, Yussie Cahaya Hudaya menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama Pemerintah Kabupaten Barito Kuala selama masa tugasnya. la menilai hubungan sinergis antara Kejaksaan dan Pemkab Batola menjadi kunci terciptanya penegakan hukum yang humanis dan mendukung pembangunan daerah.
“Saya datang dalam keadaan baik dan ingin pergi pun dalam keadaan baik. Semoga pergantian ini membawa kebaikan bagi Kejaksaan, Pemerintah, dan masyarakat Barito Kuala,” ujarnya penuh haru.
Dan Beliau juga mengucapkan terimakasih atas pemberian tanah hibah seluas 5 Haktar untuk pembangunan Kantor Kajari Batola yang baru terletak diareal perkantoran berdekatan dengan kantor DPRD Setempat.
Sementara itu, Kajari baru, Andrianto Budi Santoso, berkomitmen untuk melanjutkan sinergi yang telah terjalin dengan baik. la menegaskan pentingnya kolaborasi antara Kejaksaan, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Kami berharap dapat bersama-sama membangun Barito Kuala serta mendukung program-program Bupati agar dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.
Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi dalam sambutannya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yussie Cahaya Hudaya atas dedikasi dan pengabdiannya. la juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kajari baru, sembari berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan.
Seusai acara yuday bersama awak media Lainya,mengkonfirmasi dengan Bu Kajari Yussie yang akrab dipanggil, terkait dengan Kasus TIPIKOR ,Abdul Azis ketika masih jadi Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) yang merugikan uang Negara kurang Lebih 2 milyar .
Dijawab nya tetap berlanjut bahkan sampai saat ini tahapan kemajuan sudah mencapai 50 persen.Dan pasti dilanjutkan oleh pa Kajari yang baru nantinya tukas mantan Kajari Barito Kuala yang dimutasi jadi Kajari Kabupaten Cianjur Jawa Barat.
Ditambahkan oleh Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi, terkait kasus Azis mantan Kadis PMD, Kalau Kasus TIPIKOR Pemkab lewat kabaghukum tidak bisa mencampuri Dan kenapa Azis masih dipercayai jadi Kadis didinas lain dikarenakan masih belum tersangka dan belum disidang dipengadilan jawab Bupati. (Yuday)












