Berita  

Untuk Pertama Kalinya, SMK Negeri 6 Halmahera Selatan Gelar Perayaan Besar Hari Guru Nasional & HUT PGRI ke-80 di Kecamatan Mandioli Utara: Satukan Semangat Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045.

Perayaan melibatkan sekolah dari semua jenjang, pemerintah, masyarakat, dan organisasi lintas sektor melalui kegiatan edukatif, sosial, budaya, dan seremoni resmi.

Mandioli Utara, Halmahera Selatan…Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 Tahun 2025, SMK Negeri 6 Halmahera Selatan memprakarsai pelaksanaan rangkaian kegiatan pendidikan, sosial, olahraga, dan kebudayaan di Kecamatan Mandioli Utara. Kegiatan ini mengusung tema nasional:

“Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas 2045.”

Tema ini menggambarkan semangat kolaborasi dan harapan besar bagi dunia pendidikan Indonesia untuk mewujudkan generasi emas yang unggul pada tahun 2045 sebagai momentum 100 tahun kemerdekaan RI.

Kegiatan ini menjadi sejarah baru, karena untuk pertama kalinya kecamatan Mandioli Utara melaksanakan peringatan Hari Guru Nasional secara terstruktur, melibatkan seluruh satuan pendidikan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat umum, serta sejumlah instansi lintas sektor.

Rangkaian acara resmi dibuka dengan kegiatan jalan sehat yang dilaksanakan pada: Minggu, 23 November 2025 Desa Indong, pusat kegiatan Kecamatan Mandioli Utara

Peserta jalan sehat berasal dari berbagai unsur, antara lain: Aparat pemerintah kecamatan, Perangkat desa, Guru dan siswa dari TK/PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK, Tokoh masyarakat dan tokoh agama

Perwakilan organisasi pendidikan dan sosial

Kegiatan ini dilepas oleh Camat Mandioli Utara atau pejabat yang mewakili, sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif dunia pendidikan lokal. Selain menjadi kegiatan olahraga, jalan sehat juga menjadi simbol semangat kebersamaan, kekompakan, dan perjalanan panjang perjuangan dunia pendidikan Indonesia.

Pada hari berikutnya, Senin 24 November 2025, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial yang menyasar tempat-tempat yang memiliki nilai sosial dan spiritual tinggi bagi masyarakat, yaitu:

Masjid Desa Indong

Area pemakaman umum

Bakti sosial ini melibatkan:

Siswa SD, SMP, dan SMK

Para guru pendamping

Remaja masjid

Warga masyarakat sekitar

Tujuan kegiatan bukan sekadar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi menanamkan nilai gotong royong, empati, tanggung jawab sosial, dan pendidikan karakter bagi seluruh peserta didik.

Puncak kegiatan dilaksanakan melalui upacara bendera pada:

Selasa, 25 November 2025

Upacara ini dihadiri oleh:

Kepala sekolah dan guru dari seluruh satuan pendidikan

Siswa dari seluruh jenjang pendidikan

Pemerintah kecamatan dan pemerintah desa

Perwakilan Puskesmas

Kantor Kementerian Agama

Toko adat, tokoh agama, dan masyarakat umum

Upacara ini digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa guru yang telah mengabdikan hidupnya dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Seremoni dan Pentas Seni: Merayakan Kreativitas Anak Negeri

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara seremoni dan pertunjukan seni budaya berupa:

Tarian tradisional

Pembacaan puisi

Penampilan musik

Drama edukasi

Penampilan siswa tingkat TK/PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK

Beberapa guru juga tampil membawakan puisi dan lagu sebagai bentuk refleksi perjuangan profesional guru di Indonesia.

Acara ini menjadi ruang untuk mempromosikan identitas budaya lokal Halmahera Selatan, sekaligus mengembangkan bakat, percaya diri, dan kreativitas peserta didik.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMK Negeri 6 Halmahera Selatan, Riswan A. Siraju, M.Pd, menyampaikan pesan mendalam mengenai arti peringatan Hari Guru Nasional.

Beliau menegaskan: “Guru tidak hanya mengajar, tetapi mencetak peradaban. Guru adalah ujung tombak keberhasilan pendidikan, dan tanpa guru tidak ada generasi penerus bangsa yang siap menghadapi tantangan masa depan.”

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini harus terus dikembangkan dan dijadikan agenda tahunan:

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi momentum menyatukan semangat pengabdian, membangun komunikasi antar sekolah, mempererat silaturahim, dan menciptakan ruang kolaborasi pendidikan. Hal ini selaras dengan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.”

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, SMK Negeri 6 Halmahera Selatan berharap semangat kebersamaan, profesionalisme, dan dedikasi guru semakin kuat, serta menjadi inspirasi bagi daerah lain.

Kegiatan ini menegaskan bahwa:

Guru adalah pelita ilmu.
Pendidikan adalah jalan peradaban.
Dan persatuan adalah kunci menuju masa depan bangsa yang lebih maju.

Kabiro Halsel.