Hal – Sel, Global Investigasi News – Kerja keras, ketekunan, serta semangat kebersamaan para nelayan Desa Gandasuli dan Desa Kupal akhirnya membuahkan hasil. Seorang warga Desa Gandasuli yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut, kini telah berhasil ditemukan. Peristiwa ini menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas masyarakat pesisir, khususnya para nelayan yang tidak pernah menyerah dalam menghadapi kondisi alam yang penuh tantangan.
Korban bernama almarhum Hamza La, warga Desa Gandasuli, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Almarhum dilaporkan hilang pada Rabu pagi, 24 /12/ 2025, saat hendak pergi memancing seperti rutinitas biasanya. Namun hingga sore hari, almarhum tidak kunjung kembali ke rumah, sehingga keluarga dan warga mulai merasa khawatir.
Setelah mendapat kabar kehilangan tersebut, keluarga bersama masyarakat Desa Gandasuli dan Desa Kupal segera melakukan pencarian secara mandiri. Para nelayan yang sebagian besar masih memiliki hubungan keluarga dengan almarhum, berinisiatif turun langsung ke laut dengan perahu dan peralatan seadanya. Pencarian dilakukan sejak hari pertama hingga beberapa hari berikutnya tanpa mengenal lelah.
Upaya pencarian tidaklah mudah. Para nelayan harus menghadapi berbagai rintangan alam, mulai dari angin kencang, hujan, hingga gelombang laut yang cukup tinggi. Meski demikian, semangat para nelayan tidak pernah surut. Mereka melakukan penyisiran laut dari pagi hingga malam hari, bahkan bergantian berjaga dan terus berkoordinasi satu sama lain.
Keluarga dan masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada pihak Basarnas, melainkan bergerak bersama dengan keyakinan dan pengalaman para nelayan handal Desa Gandasuli dan Kupal. Keuletan, pengetahuan medan laut, serta ikatan kekeluargaan menjadi kekuatan utama dalam proses pencarian ini.
Akhirnya, pada Jumat, 26 Desember 2025, almarhum Hamza La berhasil ditemukan di perairan depan Desa Kubung oleh saudara-saudara almarhum yang juga berprofesi sebagai nelayan. Penemuan tersebut mengakhiri pencarian panjang yang menguras tenaga, emosi, dan waktu seluruh keluarga serta masyarakat.
Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga tentang arti kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong yang masih sangat kuat di tengah masyarakat pesisir. Keberanian dan ketulusan para nelayan Gandasuli dan Kupal patut diapresiasi, karena mereka rela mempertaruhkan tenaga dan keselamatan demi menemukan saudara mereka.
Keluarga besar almarhum menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh nelayan dan masyarakat yang telah membantu tanpa pamrih. Solidaritas luar biasa ini menjadi cerminan nilai kemanusiaan dan persaudaraan yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (LM.Tahapary)












