Berita  

Diklatsar Banser Kendal Ke-XXIII Perkuat Kaderisasi Jaga NU dan NKRI di Lapangan Tejorejo – Ringinarum

KENDAL – GLOBALNNESTIGASI GINEWS TV Hujan yang turun di penghujung tahun 2025 tak menyurutkan semangat kader muda Nahdlatul Ulama. Di Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, rintik hujan justru mengiringi pembukaan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) ke-XXIII Gelombang 7 Jumat (26/12/2025).

Sebanyak 103 peserta Diklatsar Banser mengikuti pendidikan selama tiga hari, Jumat hingga Ahad (26–28/12/2025), yang dipusatkan di Balai Rakyat Desa Tejorejo, Ringinarum. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kaderisasi Gerakan Pemuda Ansor sebagai garda terdepan pengabdian NU, agama, dan bangsa.

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kendal, Ahmad Ali Nurudin, menegaskan bahwa kekuatan NU terletak pada kesinambungan kaderisasi. Menurutnya, NU tidak akan runtuh dan tidak akan bubar selama proses pengkaderan terus berjalan dengan baik.

“NU akan bubar jika kaderisasi tidak ada. Ansor boleh bertambah usia, tetapi semangat kaderisasinya harus selalu muda. Ansor yang terus berdiri tegak adalah bukti kesinambungan perjuangan,” ujarnya saat membuka acara.

Ia menambahkan, melalui penguatan kader Banser, NU sedang menapaki jalan panjang menuju satu abad keberlanjutan perjuangan. Ali juga menekankan pentingnya menjaga keutuhan NKRI dan peran strategis NU di dalamnya.

“Kita melihat bendera Merah Putih, bendera NU, dan bendera Ansor Banser berkibar bersama. Untuk melihat Merah Putih berkibar, ada tetesan darah para pejuang. Merah Putih akan terus berkibar jika bendera NU juga terus berkibar. Jangan biarkan kelompok mana pun memisahkan Merah Putih dengan NU,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan para peserta bahwa proses kaderisasi tidak lepas dari rintangan dan tantangan. Namun, semua itu harus dihadapi dengan kesiapan mental dan komitmen pengabdian.

“Kalau ragu, lebih baik pulang. Investasi terbesar kemerdekaan adalah kita semua. Karena itu, Banser harus terus menjaga kualitas dan kuantitas kader,” tandasnya.

Ia juga menyinggung peran nyata Banser dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk keterlibatan dalam apel dan pengamanan nasional, seperti pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang digelar pada 25 Desember lalu.

Diklatsar Banser ini diharapkan melahirkan kader-kader militan yang siap mengabdi kepada NU, agama, bangsa, dan negara, sekaligus memperkuat barisan Ansor Banser sebagai penjaga nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.