KENDAL – GLOBALNNESTIGASI GINEWS TV Sinergitas Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal bersama Komando Resor Militer (Korem) 073/Makutarama Salatiga meninjau kesiapan kawasan hutan di Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, sebagai lokasi rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP), Selasa (6/1/2026).
Peninjauan lapangan tersebut berlangsung di petak 87, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Magangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalibodri, tepatnya di Dukuh Duren, Desa Jatirejo.
Kegiatan ini juga dihadiri Bupati Kendal, Dandim 0715/Kendal, Kapolres Kendal, Camat Ngampel, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kendal.
Administratur/KKPH Kendal Muhadi menegaskan bahwa Perum Perhutani pada prinsipnya mendukung penuh program pemerintah pusat dalam pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan di lingkungan TNI Angkatan Darat. Lokasi yang direncanakan memiliki luas sekitar 81,4 hektare dan berada dalam kawasan hutan kelola Perhutani.
Ia menjelaskan, sebagian kawasan tersebut termasuk Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) yang diperuntukkan bagi perhutanan sosial.
“Terkait penggunaan kawasan hutan untuk pembangunan Yon TP, perizinan berada di bawah kewenangan Kementerian Kehutanan RI, dan Perhutani siap membantu proses pengurusan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Muhadi.
Komandan Korem 073/Makutarama Salatiga Kolonel Arm Ezra Nathanael menyampaikan bahwa pengecekan lokasi ini bertujuan memastikan kesiapan lahan sekaligus mensosialisasikan fungsi Yon Teritorial Pembangunan kepada pemerintah daerah dan masyarakat sekitar.
Menurutnya, Yon TP tidak hanya disiapkan sebagai satuan pertahanan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, seperti penanganan bencana alam, penguatan ketahanan pangan, serta membantu tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kolonel Ezra juga mengapresiasi dukungan Perhutani KPH Kendal dan Pemerintah Kabupaten Kendal terhadap rencana pembangunan batalyon tersebut.
Keberadaan Yon TP diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui aktivitas pendukung, seperti kios, warung, dan usaha jasa masyarakat.
“Pembangunan direncanakan dimulai pada 2026 dengan kekuatan sekitar 1.200 personel yang akan diisi secara bertahap. Ke depan, setiap kabupaten ditargetkan memiliki minimal satu Batalyon Teritorial Pembangunan,” ujarnya.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyatakan Pemkab Kendal siap mendukung program nasional tersebut, termasuk melalui pembangunan dan peningkatan akses jalan menuju lokasi batalyon yang merupakan jalan kabupaten penghubung Kecamatan Ngampel dan Kaliwungu Selatan.
“Keberadaan Yon TP diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Kendal,” pungkas Mbak Tika akrab dipanggil.












